oleh

Para Mualaf, Lakukan 3 Cara Ini Agar Anda Bisa ‘Jatuh Cinta’ pada Ibadah Salat

PortalMadura.ComMahabbah atau rasa cinta tentu ada pada setiap diri manusia. Nah, salah satu hal terbesar yang bisa membuat seorang muslim jatuh cinta adalah salat. Seperti yang difirmankan Allah SWT dalam Alquran: “Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh dan mendirikan salat serta memberikan zakat akan mendapatkan balasan dari Tuhan mereka, dan tidak akan ada rasa takut mengenai mereka, juga tidak akan mereka berduka” (QS Al Baqarah : 277).

Apalagi, salat dalam Islam adalah resep untuk sukses dalam kehidupan dunia dan akhirat. Hal ini memberi Anda kesempatan unik dan khusus untuk mencari audiensi dengan Allah sebanyak lima kali sehari.

Bagi seorang mualaf atau orang yang baru belajar tentang Islam, jatuh cinta kepada salat akan membantu membangun fondasi iman yang kuat. Hal ini pun akan tumbuh dan berkembang seperti bunga musim semi yang mekar setelah pelarian musim dingin.

Baca Juga: Hadiri Pernikahan Teman Non Muslim di Gereja, Bagaimana Hukumnya?

Lalu, bagaimana cara bagi seorang mualaf agar bisa jatuh cinta pada ibadah salat?. Beriku ini tiga caranya:

Belajar Salat dengan Sempurna
Seorang mualaf bercerita.”saya masih ingat betapa gugup dan cemasnya saya ketika saya mulai mempelajarinya sebagai Muslim baru lebih dari dua dekade. Saya pikir saya tidak akan pernah bisa belajar “gerakan” atau bahkan kata-kata dalam bahasa Arab. Saya juga merasa tidak mampu dan kewalahan, tetapi saya tidak pernah menyerah”.

“Saya membeli buku cara berdoa dan membuat satu set kartu flash untuk digunakan ketika saya salat. Saya tidak yakin apakah doa saya akan diterima karena kartu flash, tetapi menggunakannya hanya beberapa minggu adalah apa yang membantu saya menyempurnakan salat saya”.

“Banyak hal telah berubah sejak saya memeluk Islam. Mualaf masa kini dapat memanfaatkan tutorial salat YouTube. Mereka dapat menggunakan aplikasi yang akan membimbing mereka untuk melakukan salat dengan sempurna. Dengan rahmat Allah SWT, penggunaan sumber daya teknologi untuk mempelajari salat meredakan sebagian besar, jika tidak semua, dari kekhawatiran dan kecemasan yang saya rasakan ketika alat-alat itu tidak tersedia” pungkasnya.

Buat Ruang Tertentu
Salat dalam Islam itu spesial dan harus diperlakukan sesuai dengan ketentuannya. Meskipun benar Anda dapat berdoa di mana saja, berdoa di tempat yang bersih dan bebas dari gangguan sangat ideal sehingga Anda dapat fokus pada ibadah Anda.

Luangkan sudut kecil di rumah Anda, jika mungkin, untuk menciptakan ruang doa Anda sendiri. Jadikan unik dari sisa rumah sehingga keluarga, dan bahkan pengunjung, mengenali ruang tersebut sebagai tempat ibadah.

Anda dapat menghiasi sudut dengan wallpaper, tikar warna-warni dan bahkan menggantung rak kecil untuk memajang kaligrafi dan Alquran. Setiap kali Anda melangkah ke tempat salat, Anda akan merasakan kehangatan dan cinta saat Anda bersiap untuk ‘berinteraksi’ dengan Allah.

Kekuatan Doa
Jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Dari awal hingga akhir setiap doa, seorang percaya dapat dengan mudah melihat perasaan damai dan tenang yang meresap ke dalam hati terlepas dari kekacauan atau kecemasan apa pun yang dialami oleh orang percaya itu.

Hal itu mengangkat jiwa manusia sambil memperluas kedamaian melalui setiap anggota tubuh saat Anda berdiri, bersujud dan bersujud di hadapan Yang menciptakan Anda dari tidak lebih dari tanah liat.

Untuk jatuh cinta pada salat berarti Anda mempersembahkannya menurut sunah, dalam wudu yang layak dan dengan hati yang paling teguh kepada Allah. Hal itu berarti Anda mendirikannya tepat waktu walaupun Anda mengantuk, kewalahan dengan pekerjaan atau iblis menemukan cara lain untuk mencegah Anda melakukannya dengan sempurna. Ingatlah selalu, Anda tidak pernah tahu salat mana yang akan menjadi salat terakhir Anda.

Seorang pria datang kepada Rasulullah dan berkata: “Wahai Rasulullah, ajari aku sesuatu, tapi buatlah singkat.” Nabi berkata: “Ketika Anda berdiri untuk salat, maka salat lah seolah-olah Anda mengucapkan selamat tinggal. Jangan katakan apa pun yang harus Anda minta maaf, dan tinggalkan keinginan untuk mendapatkan apa yang dimiliki orang lain” (Sunan Ibn Majah 4169).

Salat itu menenangkan hati. Hal ini adalah cara tercepat untuk mencari solusi bagi tantangan dan kesulitan hidup yang disajikan oleh dunia Anda. Hati yang melekat erat pada salat (doa) adalah hati yang juga melekat pada Tuhannya. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : islampos.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE