oleh

Pasca Banjir, Perbaikan Jembatan dan Jalan Butuh Rp 3 M

SUMENEP (PortalMadura) – Kerusakan jalan dan jembatan akibat banjir yang melanda wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai Rp 2-3 miliar.

“Hasil evaluasi pasca terjadinya banjir, banyak ruas jalan dan jembatan yang rusak akibat terkikis air dan tidak bisa digunakan. Untuk memperbaiki membutuhkan dana sebesar Rp 2-3 miliar,” terang Edy Rasiadi, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Minggu (9/2/2014).

Kebutuhan dana untuk perbaikan jalan dan jembatan akibat bencana alam itu, memang belum dianggarkan di APBD tahun ini, sehingga harus menunggu PAK dan pekerjaannya pun menunggu sesudah PAK.

“Kami anggarkan perbaikan jembatan itu diperubahan anggaran (PAK), dan pekerjaannya pun setelah PAK, karena membutuhkan dana besar,” ujarnya

Sedangkan perbaikan jalan rusak yang dinilai tidak membutuhkan dana yang terlalu besar, akan diperbaiki secara bertahap.

“Sambil menunggu anggaran di PAK, kami pasti lakukan perbaikan kerusakan-kerusakan jalan ringan,” janjinya.

Dia menyatakan, agar tidak mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat, pihaknya berencana membangun jembatan semi permanin dari kayu atau bambu.

“Untuk sementara, kami akan membangun jembatan semi permanin guna menunjang kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Data di Dinas PU Bina Marga, jembatan dan jalan rusak terparah berada di kecamatan Lenteng, Batang-batang, Manding dan Gapura. (arif/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.