oleh

Pembayaran Retribusi Pasar Tradisional di Pamekasan akan Terapkan Non Tunai

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mewacanakan untuk menerapkan pembayaran retribusi di pasar tradisional secara non tunai. Terutama di pasar Kolpajung yang merupakan pasar terbesar di daerahnya dengan jumlah 1.200 pedagang.

Kasi Retribusi Disperindag Pamekasan, Liman mengungkapkan, rencana penerapan elektronik retribusi tersebut dalam rangka meminimalisir kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar tradisional. Sebab, selama ini retribusi pasar belum terkelola dengan baik.

“Kami kira akan lebih efektif dan efisien serta tidak ribet kalau pembayaran retribusi secara non tunai. Selain itu untuk meminimalisir bocornya PAD kita,” katanya, Jumat (21/2/2020).

Baca Juga: Calon Perorangan Dibuka, Hingga Hari Ke-3 Nihil Pendaftar

Menurut Liman, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) serta lembaga keuangan lain atas rencana tersebut, termasuk tentang teknis penerapan dan lain sebagainya. Untuk mematangkan rencana itu, terlebih dahulu harus melakukan studi banding dengan pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang telah sukses menerapkan elektronik retribusi.

“BI telah memberikan sosialisasi kepada kami tentang penerapan dan teknisnya. Tetapi kami belum bisa memastikan apakah penerapan itu setelah pembangunan pasar Kolpajung atau sebelumnya,” pungkasnya.

Penulis : Marzukiy
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar