oleh

Pemerintah Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Jadi Rp677 Triliun

PortalMadura.Com – Pemerintah menambah anggaran penanganan Covid-19 dari sebelumnya Rp405,1 triliun menjadi Rp677,2 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menjelaskan penambahan anggaran penanganan Covid-19 tersebut akan diatur dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 54/2020.

Menurut dia, anggaran bidang kesehatan menjadi Rp87,55 triliun dari sebelumnya Rp75 triliun.

“Alokasi ini termasuk di dalamnya untuk belanja penanganan Covid-19, tenaga medis dan santunan kematian,” ujar ungkap Menteri Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/6/2020).

Selain itu juga untuk bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, pembiayaan gugus tugas, dan insentif perpajakan di bidang kesehatan.

Pemerintah juga mengalokasikan Rp203,9 triliun untuk program perlindungan sosial.

Programnya antara lain PKH, kartu sembako, bantuan sosial Jabodetabek dan non-Jabodetabek, kartu pra kerja, perpanjangan diskon listrik menjadi enam bulan, serta bantuan langsung tunai dan dana desa.

Sebelumnya, alokasi untuk jaring pengaman sosial ditetapkan sebesar Rp110 triliun.

Menteri Sri Mulyani menambahkan alokasi selanjutnya adalah insentif dunia usaha agar mampu bertahan.

Bentuknya dengan melakukan relaksasi perpajakan dan stimulus lainnya mencapai Rp120,61 triliun dari sebelumnya Rp70,1 triliun.

Anggaran penanganan Covid-19 termasuk dukungan kepada UMKM dalam bentuk subsidi bunga, penempatan dana untuk perbankan yang terdampak restrukturisasi kredit.

Selain itu juga dukungan modal kerja untuk UMKM dengan pinjaman hingga Rp10 miliar, serta belanja penjaminan kredit modal kerja darurat bagi UMKM dengan total Rp123,46 triliun.

Menurut Menteri Sri Mulyani alokasi anggaran juga ditujukan untuk bidang pembiayaan dan korporasi termasuk penyertaan modal negara.

Selain itu talangan kredit modal kerja darurat untuk non-UMKM padat karya, serta belanja untuk premi risiko kredit modal kerja bagi industri padat karya dengan pinjaman Rp10 miliar hingga Rp 1 triliun.

Ada juga penjaminan untuk beberapa BUMN dengan total alokasi dana sebesar Rp44,57 triliun.

Sebelumnya, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp150 triliun.

“Pemerintah juga memberikan dukungan untuk sektoral ataupun kementerian/lembaga dan Pemda sebesar Rp97,11 triliun,” ungkap Menteri Sri Mulyani.(*)

Sumber : AA
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar