oleh

Pemkab Sumenep Upayakan Penyesuaian Pekerjaan Proyek

PortalMadura.Com, Sumenep – Setelah Pemerintah mencabut subsidi dan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur berupaya melakukan penyesuaian terhadap seluruh pekerjaan proyek, baik bangunan maupun fasilitas umum, seperti jalan.

“Sebab saat ini banyak pekerjaan jalan yang terhenti karena tidak ada pengiriman bahan asphal mixing plant (AMP) dari Surabaya. Tidak adanya pengiriman bahan AMP itu lantaran adanya permintaan kenaikan harga dariĀ  Rp1,1 juta, naik menjadi Rp1,4 juta perton,” kata Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Siddik, di ruang kerjanya, Rabu (19/11/2014).

Dia menyatakan, menyikapi hal itu, pihaknya akan mengumpulkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait konsep baru dengan menerbitkan adendum apakah nantinya ada sub pekerjaan yang dikurangi atau pekerjaan lainnya, tanpa harus mengurangi kwalitas pekerjaan proyek.

“Kalau kualitas pekerjaan hotmix jalan tidak boleh dikurangi, tapi kalau volume panjangnya, misalnya dari 700 menjadi 500 meter bisa dikurangi,” tutur Soengkono.

Setelah konsep tersebut menjadi keputusan, pihaknya bakal menyerahkan kepada Bupati Sumenep, A Busyro Karim, lalu dikonsultasikan kepada BPKP.

“Konsep penyesuaian pekerjaan proyek tersebut akan diumumkan kepada para rekanan, kalau sudah disetujui oleh Bupati dan BPKP,” jelasnya.

Pekerjaan proyek untuk jalan hotmix di jalan Lingkar Barat sudah dilakukan 70 persen dari 700 meter. Tapi saat ini pekerjaan dihentikan akibat pasokan bahan dari Surabaya tersendat karena meminta kenaikan harga.

“Semoga dalam 2-3 hari ini sudah ada solusi, sehingga pekerjaan proyek bisa dilaksanakan kembali dan selesai tepat waktu,” tukasnya. (arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE