portalmadura.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar area Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menjelang pelaksanaan upacara pengibaran bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Langkah pengalihan arus ini difokuskan di sepanjang Jalan Dr. Cipto guna memastikan rangkaian upacara kenegaraan berjalan khidmat tanpa menimbulkan kemacetan kendaraan di pusat kota.
Kasi Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, menjelaskan bahwa penutupan dan pengalihan jalur akan diberlakukan mulai dari simpang tiga Bumi Sumekar hingga simpang tiga Jalan Setia Budi.
“Untuk rekayasa lalu lintas, ruas Jalan Dr. Cipto dari simpang tiga Bumi Sumekar sampai simpang tiga Setia Budi akan dialihkan,” ungkap Ipda Ardan saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026) siang.
Jalur Alternatif dan Penyiagaan Personel
Guna menjaga kelancaran mobilitas warga, pihak kepolisian telah memetakan beberapa rute pengalihan. Pengendara roda dua maupun roda empat yang hendak melintasi kawasan perkantoran Pemkab diarahkan melewati rute alternatif, yaitu melalui Jalan Setia Budi dan Jalan Sultan Abdurrahman.
Untuk mengawal kebijakan tersebut di lapangan, Satlantas Polresta Sumenep menerjunkan 11 personel yang disiagakan di berbagai titik persimpangan strategis yang terdampak rekayasa lalu lintas. Terkait waktu pasti dimulainya penutupan, pihak kepolisian masih menunggu instruksi lanjutan dari pimpinan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Polresta Sumenep mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar menghindari kawasan perkantoran Pemkab Sumenep selama prosesi upacara berlangsung demi mencegah kepadatan volume kendaraan.
“Polresta Sumenep mengimbau kepada masyarakat agar menghindari penggunaan kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kawasan Pemda Kabupaten Sumenep pada saat pelaksanaan upacara pengibaran bendera, guna mengantisipasi penumpukan arus lalu lintas,” tegas Ardan.
Selain itu, pengendara diminta untuk mematuhi arahan petugas di jalan serta tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan sembarangan yang berpotensi memicu hambatan arus lalu lintas.
“Mari bersama-sama menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar demi kelancaran pelaksanaan upacara bendera,” pungkasnya.





