PortalMadura.com–Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026 memasuki tahap awal yang krusial. Mulai hari ini, Senin (12/1), seluruh siswa kelas 12 di Indonesia dapat mendaftarkan akun resmi mereka melalui portal https://portal.snpmb.id.
Langkah ini menjadi syarat wajib bagi calon peserta yang ingin mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Tanpa akun SNPMB yang terverifikasi, siswa tidak bisa melanjutkan ke tahap pemilihan program studi atau pendaftaran seleksi apa pun.
Proses registrasi dirancang sederhana namun ketat untuk memastikan validitas data. Calon peserta diminta membuka laman portal SNPMB, memilih identitas sebagai siswa, lalu menyelesaikan verifikasi melalui email yang telah didaftarkan. Setelah akun aktif, siswa harus masuk ke sistem, memperbarui dan memvalidasi data pribadi, termasuk Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, serta biodata lainnya.
Salah satu langkah penting dalam proses ini adalah mengunggah pas foto terbaru—maksimal berusia tiga bulan—sesuai panduan teknis di portal. Setelah semua data diverifikasi dan disimpan permanen, siswa wajib mengunduh bukti registrasi sebagai arsip resmi.
Panitia SNPMB menegaskan bahwa kelengkapan data dan ketepatan waktu sangat menentukan kelancaran proses seleksi. Sebagai informasi tambahan, siswa yang tidak memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) lengkap tidak akan memenuhi syarat mengikuti SNBP 2026.
Berikut jadwal penting SNPMB 2026:
- Registrasi akun siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
- Masa unduh kartu peserta: 3 Februari – 30 April 2026
Sementara itu, sekolah juga memiliki tenggat tersendiri: registrasi akun sekolah dibuka 5–26 Januari 2026, dan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) berlangsung 5 Januari hingga 2 Februari 2026.
Dengan dibukanya tahap registrasi akun, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengimbau seluruh siswa dan sekolah untuk segera menyelesaikan proses ini tanpa menunda. Langkah awal ini menjadi fondasi utama menuju kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur nasional yang transparan dan adil.





