oleh

Pengadaan Mobil Sehat Pamekasan Tahap Modifikasi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pengadaan mobil sehat yang akan dihibahkan kepada setiap desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat ini masuk dalam tahap modifikasi agar sesuai dengan standar mobil ambulance.

Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Muttaqin mengungkapkan, untuk pengadaan mobil yang diperuntukkan kepada 178 desa di 13 kecamatan sudah rampung seratus persen, hanya tinggal tahap modifikasi.

“Kalau pengadaan mobilnya selesai seratus persen, sekarang tinggal modifikasinya yang dikerjakan di Surabaya. Modifikasi itu agar mobil tersebut benar-benar layak sebagai ambulance,” katanya, Kamis (16/4/2020).

Muttaqin menambahkan, anggaran pengadaan mobil sehat tersebut sebesar Rp 200 juta per unit plus modifikasinya. Dana itu semuanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain modifikasi sesuai standar mobil sehat juga ditambah dengan branding batik sesuai dengan ciri khas Pamekasan.

“Pengerjaan modifikasi itu dilakukan mulai tanggal 1 April lalu dengan target 3 bulan ke depan sudah selesai sesuai kontrak. Anggaran untuk pengadaan mobil itu dari APBD,” tandasnya.

Baca Juga: Asta Panembahan Blingi di Pulau Sapudi Ditetapkan Jadi Cagar Budaya Sumenep

Muttaqin memungkasi, apabila mobil sehat yang menjadi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam-Raja’e itu rampung secara keseluruhan agar didistribusikan kepada setiap kecamatan. Kemudian pihak kecamatan yang akan menyerahkan kepada masing-masing desa.

“Rencananya akan dipercepat, kalau proses modifikasinya selesai untuk satu wilayah akan langsung didistribusikan,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE