PortalMadura.com– Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Logam Mulia menguat pada perdagangan Senin (9/2/2026). Perak Antam kini dibanderol Rp50.250 per gram, naik Rp750 dibandingkan posisi akhir pekan lalu.
Kenaikan harga perak domestik mengikuti pergerakan positif pasar logam mulia global. Di sesi perdagangan Asia, harga perak spot melonjak 4% ke level US$81 per ounce. Sementara itu, perak berjangka AS kontrak pengiriman Maret 2026 tercatat naik 4,78% menjadi US$80,57 per ounce, berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 14.00 WIB.
Penguatan ini terjadi setelah aksi jual besar-besaran yang sempat menekan harga perak hingga kehilangan hampir separuh nilainya dalam beberapa pekan terakhir. Kini, investor mulai melakukan *bargain hunting* atau pembelian saat harga rendah, mendorong rebound signifikan di pasar global.
Beberapa faktor eksternal turut memengaruhi sentimen pasar. Kemenangan koalisi pemerintahan Perdana Menteri Jepang dalam pemilu akhir pekan lalu membuka peluang kebijakan fiskal ekspansif yang berpotensi mendorong permintaan logam mulia. Di sisi geopolitik, pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Oman pada Jumat (6/2) turut meredakan kekhawatiran ketegangan global, meski Teheran tetap bersikeras melanjutkan pengayaan bahan bakar nuklir.
Pasar juga menanti rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Amerika Serikat pekan ini yang akan menjadi acuan kebijakan moneter Federal Reserve. Pernyataan tiga pejabat Fed—Waller, Miran, dan Bostic—yang dijadwalkan pada Senin malam hingga Selasa dini hari waktu Indonesia, dipantau ketat oleh pelaku pasar.
Analis Vibiz Research Center memproyeksikan harga perak berjangka AS berpotensi bergerak dalam kisaran resistance US$81,91 hingga US$86,93 jika sentimen positif berlanjut. Namun jika pernyataan pejabat Fed cenderung hawkish atau mengetatkan kebijakan suku bunga, harga berisiko koreksi ke kisaran support US$67,89–US$58,89.
Masyarakat dapat memperoleh perak Antam di seluruh butik Logam Mulia resmi di Indonesia. Perlu dicatat, harga jual perak Antam belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11% sesuai ketentuan pemerintah.
*Data harga bersumber dari situs resmi Logam Mulia dan pasar komoditas global per 9 Februari 2026.*





