oleh

Petani Garam Kecewa, Kapal Angkut “Garam Impor” Tak Sandar

PortalMadura.Com, Surabaya – Petani garam se Madura dan Kaukus Muda Indonesia kecewa saat mendatangi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (20/1/2015).

Mereka yang didampingi Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Moh. Ka’bil Mubaroq guna memastikan Kapal MV Maritim Oction milik PT Susanti tidak membawa garam impor.

“Ada rekomendasi dari Bea Cukai untuk menunda kegiatan bongkar muat, sehingga sampai saai ini belum bersandar (Kapal MV Maritim Oction, red),“ kata Edy Priyanto Kabid Humas PT Pelindo Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Mendengar penjelaskan pihak Pelindo, para petani garam kecewa. Perwakilan dari Kaukus Muda Indonesia, Moh Salim merasa kecewa, karena berdasarkan administrasi, ternyata Pemprov Jatim merekomendasikan kapal pengangkut barang impor untuk tidak bersandar.

“Sudah jelas pemprov tidak serius,” tegasnya.

Selain itu, orang yang diutus untuk mendampingi inspeksi mendadak (Sidak) Komisi B DPRD Jatim bersama masyarakat petani garam juga hanya seorang staf.

Kedatangan para petani garam bersama Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Moh. Ka’bil Mubaroq, sebagai tindak lanjut dari aksi sebelumnya yang menduga akan ada pengiriman garam impor dengan menggunakan Kapal MV Maritim Oction milik PT Susanti.

Pihak petani menolak impor garam, karena mereka masih merasa mampu untuk memproduksi garam sesuai dengan kebutuhan pasar.(dedet/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE