oleh

Polisi Kembali Tangkap 6 Terduga Teroris Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar

PortalMadura.Com – Kepolisian Indonesia menangkap enam terduga teroris pada Selasa kemarin, pasca-ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.

Terduga teroris berinisial J, MS, S alias AL, W, dan S ditangkap di wilayah sekitar Makassar, sementara terduga berinisial D diringkus di Gowa.

“Ini merupakan kelompok Villa Mutiara di Makassar,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Rusdi Hartono dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/4/2021).

Adapun Villa Mutiara merupakan sebuah tempat yang menjadi tempat kajian bagi anggota dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Rusdi menuturkan, keenam orang tersebut membuat grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp yang diberi nama “Batalion Iman”.

Dalam grup tersebut, menurut polisi, keenam orang itu membicarakan tentang rencana aksi amaliyah mereka selanjutnya.

“Dalam grup WhatsApp tersebut mereka juga mempraktikkan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak,” ucap Rusdi.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sebuah senapan angin yang digunakan mereka untuk latihan, tujuh telepon genggam, serta sebuah motor.

Aparat kepolisian masih terus mengembangkan kasus dari kelompok Villa Mutiara tersebut.

Sebelumnya diberitakan, ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar pada 28 Maret 2021 sekitar pukul 10.20 WITA, mengakibatkan 20 korban luka.

Dua orang pelaku, yang merupakan pasangan suami istri dari kelompok JAD, tewas akibat bom tersebut.

Diketahui kelompok ini juga berkaitan dengan aksi bom di Jolo, Filipina pada 2018 lalu.

Berdasarkan data hingga 1 April 2021, polisi telah menangkap 23 terduga teroris setelah aksi bom bunuh diri tersebut.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : AA

Komentar