oleh

Polisi Negara & Adat Jaga Tempat Hiburan Malam Di Bali (Bagian 5)

KUTA (PortalMadura) – Meski sempat digoncang letusan bom beberapa waktu lalu, jumlah pelancong yang datang ke pulau Bali seakan tak pernah surut. Pulau Bali tetap menjadi primadona sebagai jujugan pelancong untuk melepas penat. Setiap tahun kunjungan wisatawan yang datang ke pulau Dewata Bali selalu bertambah.

Keindahan pantai, kelestarian budaya, juga kehidupan malam di Kuta, Bali, yang sudah terkenal ke seantero dunia, selalu menarik minat pelancong untuk kembali dan kemabali lagi. Sepanjang jalan yang ada di Kuta, Legian, sampai Seminyak, selalu terdengar hingar bingar suara musik yang tampak tak pernah berhenti.

kehidupan malam di jalan-jalan tersebut, banyak didatangi oleh orang-orang asing dari bernagai negara, seperti bule, orang berkulit hitam, turis dari Asia seperti Jepang, China dan India, sampai turis lokal.

Seperti yang terlihat di Jalan Legian yang pernah gempar karena ledakan bom Bali tahun 2002 lalu, tak pernah sepi dari wisatawan, setiap turis yang datang ke tempat tersebut, ada yang menyambangi tempat tersebut untuk mengenang peristiwa bom bali tahun 2002.

iklan hari santri

Sebagian ada yang sengaja datang ke tempat tersebut karena ingin menikmati hiburan malam, yang letaknya tak jauh dari letak Ground Zero (monumen peringatan korban bom Bali), banyak klub malam bertebaran.

Sebut saja Paddy’s klub yang sudah dibangun pasca meledaknya bom Bali, klub Vi Ai Pi, Double Six, sampai Sky Garden klub yang selalu dialiri pengunjung mancanegara yang haus hiburan, semua wisatawan tumplek blek  jadi satu ditempat tersebut, mereka pun tak takut untuk kembali datang ke Bali untuk berlibur.

Hanya dengan merogoh kocek antara Rp50 ribu sampai Rp100 ribu, pengunjung sudah bisa memasuki klub-klub malam tersebut. Harga makanan dan minuman yang ditawarkan pun terjangkau, bila pengunjung tidak ingin membayar biaya masuk, pengunjung bisa datang  ke klub-klub malam yang langsung menawarkan tempat-tempat hang out asyik tanpa harus membayar biaya masuk.

Meski kondisi Bali sudah aman dan pengunjung tidak merasa was-was datang ke Pulau Dewata, penjagaan ketat tampak terlihat di sudut-sudut setiap tempat hiburan malam yang ada disekitar lokasi Bom Bali.

Penjagaan dilakukan oleh polisi, pecalang (polisi adat), sampai Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), turut serta  membantu pengamanan  daerah Bali dari rajahan para teroris sampai pencopet sekali pun.(udien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.