oleh

Polisi Tangkap 23 Terduga Teroris Pasca-Bom Bunuh Diri di Makassar

PortalMadura.Com – Polisi telah menangkap 23 orang terduga teroris sejak aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu lalu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan 13 orang di antaranya berkaitan langsung dengan aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial L dan YSF tersebut.

“Satu orang di antaranya atas inisial W adalah pelaku, otak perakit bom. Ini sudah kita amankan,” kata Listyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam (1/4/2021).

Sementara itu, Detasemen Khusus 88 Antiteror juga telah menangkap 10 orang terduga teroris lainnya, dengan rincian lima orang di Jakarta dan lima orang di Bima, Nusa Tenggara Barat.

“Ini akan terus kita kembangkan dan usut sampai tuntas,” ujar Listyo.

Sebelumnya diberitakan, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar pada Minggu sekitar pukul 10.20 WITA, selepas umat gereja menjalankan ibadah Misa.

Ledakan ini mengakibatkan kedua pelaku yang merupakan pasangan suami istri tewas dan 20 orang lainnya terluka.

Polisi menyatakan pelaku merupakan anggota dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Daesh, atau yang dikenal dengan istilah ISIS.

Kemudian pada Rabu sekitar pukul 16.30 WIB, seorang perempuan yang diduga berideologi Daesh mendatangi Markas Besar Polri di Jakarta dan menodongkan senjata ke arah polisi.

Perempuan berinisial ZA yang berusia 25 tahun itu kemudian tewas setelah ditembak oleh polisi.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : AA

Komentar