Polres Sumenep Tindaklanjuti Laporan PMII Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
Polres Sumenep Tindaklanjuti Laporan PMII Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, menindaklanjuti laporan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tentang dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

“Suratnya kemarin ditujukan kepada Kapolres Sumenep. Saat ini sudah turun ke Satreskrim,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, Kamis (27/1/2022).

Kemudian, kata dia, Satreskrim Polres Sumenep akan melakukan penyelidikan terhadap oknum ASN yang diduga melakukan pencemaran nama baik lembaga PMII melalui aplikasi perkapan grup “ADV PKP”.

Baca Juga : Sebut Unras Bayaran, Aktivis PMII Laporkan Oknum ASN ke Polres Sumenep

“Setelah dilakukan penyelidikan, baru digelar perkara,” katanya.

Menurutnya, proses penyelidikan dan penyidikan sebuah perkara, prosesnya butuh waktu yang cukup.

Baca Juga:  Cetak Sejarah, 4 Tim Voli Pasir asal Sumenep Lolos Semi Final Porprov Jatim 2022

Sebelumnya, oknum ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dilaporkan ke Polres setempat atas dugaan pencemaran nama baik lembaga PMII.

Dugaan pencemaran nama baik itu dilakukan oleh salah satu anggota grup aplikasi percakapan “ADV PKP” dengan menulis “Unras Bayaran” dengan nama pengguna “Esbeye”.

Oknum ASN itu disebutkan berinisial S yang menjabat sebagai kepala bidang di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.

Pada kolom yang lain, S juga menulis “Saya meminta semua Loyalis Bupati utk mengadakan Demo tandingan jika PMII mengadakan lagi… ayo kita bersatu biar Sumenep Damai…buktikan klu kita bisa mengamankan kebijakan Bupati…“.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.