oleh

Polri Gelar Patroli Terpadu Antisipasi ‘Serangan Fajar’ pada Masa Tenang Pemilu

PortalMadura.Com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar patroli terpadu untuk mengantisipasi kerawanan masa tenang Pemilu 2019 terhadap ‘serangan fajar’ atau politik uang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan patroli terpadu dioptimalkan pada masa tenang untuk memastikan pelaksanaan Pemilu bebas dari politik uang.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Patroli tersebut juga melibatkan tim sukses dari masing-masing pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden juga partai politik.

“Yang kita antisipasi pada saat minggu tenang untuk pelaksanaan patroli terpadu akan dioptimalkan kembali,” kata Dedi di Jakarta, Kamis.

Sentra Penegakan Hukum Terpadu telah menindak 31 kasus politik uang terkait Pemilu hingga 31 Maret 2019.

Kasus politik uang terjadi di sejumlah daerah seperti Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan, Maluku, Yogyakarta, Gorontalo, Papua, dan lain-lain.

Dalam kasus-kasus tersebut, pelaku menggunakan berbagai macam modus seperti door to door hingga memanfaatkan momentum kegiatan Masyarakat. dilaporkan Anadolu Agency, Kamis (4/4/2019).

Dedi menegaskan Polri akan menindak kasus politik uang karena termasuk ke dalam tindak pidana Pemilu.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar