Presiden Bantah Berpihak pada Negara Asing

Presiden bantah berpihak pada negara asing
Presiden RI Joko Widodo. (Erhan Elaldi - Anadolu Agency)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo mempertanyakan fitnah kepada dirinya yang disebut sebagai antek Pemerintah Negara asing.

Dalam sambutannya usai menerima gelar adat tertinggi Melayu di Pekanbaru, Riau, presiden mengatakan kebijakan yang dia keluarkan selama menjabat berpihak ke kepentingan dalam Negeri.

Kebijakan tersebut di antaranya pengambilalihan Blok Rokan di Provinsi Riau oleh Pemerintah Indonesia dari perusahaan asing.

“Alhamdulillah telah dimenangkan oleh Pertamina dan 100 persen insya Allah akan dikelola oleh Pertamina,” ujar Joko Widodo di Balai Lembaga Adat Melayu, Pekanbaru, Riau pada Sabtu.

Selain Blok Rokan, Presiden yang akrab disapa Jokowi ini juga mengatakan telah mengambil alih Blok Mahakam.

“Yang Blok Mahakam tadi dikelola oleh Jepang dan Prancis,” kata Joko Widodo.

Pembelian saham Freeport kata Jokowi juga bagian dari kebijakannya yang sangat berpihak kepada Indonesia.

“Desember ini juga akan kita selesaikan dan mayoritas 51 persen lebih sahamnya akan dimiliki oleh kita. Sebelumnya 40 tahun kita hanya dapat 9 persen,” jelas dia. dilaporkan Anadolu Agency, Sabtu (15/12/2018).

Itu sebab, dia membantah bahwa berpihak dan menguntungkan Negara lain dalam mengambil kebijakan.

“Begitu saja masih banyak yang menuduh-nuduh dan fitnah Presiden Jokowi itu antek asing. Saya tanya sekarang, antek asing yang mana? Saya memang diam kok. Saya 4 tahun ini diam, sabar,” jelas dia (AA)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.