oleh

Proyek Perbaikan Jalan Senilai Rp6 Miliar Menyalahi Bestek

SUMENEP (PortalMadura) – Proyek pembangunan jalan disepanjang Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinilai tidak sesuai besaran teknis (Bestek).

Pembangunan jalan sepanjang 1 kilo meter (km) itu, pekerjaan pemadatan seharusnya menggunakan serbuk batuputih (Batu Bangunan), bukan patahan batuputih.

Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi peningkatan fasilitas umum tersebut menemukan bahan patahan batuputih yang dijadikan lapisan bawah.

“Seharusnya, menggunakan serbuk, bukan patahan batuputih. Ini kan sudah menyalahi bestek dan akan mengurangi kualitas jalan,” ujar Soengkono, Selasa (22/10/13).

Proyek dari anggaran APBD 2013 sebesar Rp 6 milyar untuk pelebaran jalan sepanjang 1 kilometer itu, kini masih proses pengerukan dan pemadatan jalan.

“Tolong sebelum pekerjaannya selesai, materialnya harus diganti,” paparnya.

Wabup juga mengingatkan, agar pelaksana proyek menyelesaikan pekerjaannya sebelum batas waktu berakhir. Maksimal tanggal 15 Desember mendatang, pekerjaan proyek harus sudah tuntas. “Jika tidak selesai sesuai batas waktu, maka akan diputus kontrak,” tegasnya.

Dia mengaku tidak ingin sampai terulang kembali persoalan yang sama pada pelaksanaan proyek tahun ini. “Meski ada batas waktu penyelesaian pekerjaan, pelaksana harus tetap memperhatikan kualitas jalan itu,” pungkasnya.(arif/htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.