oleh

Rem Blong, Tabrakan Beruntun Melibatkan 4 Mobil Di Bangkalan

BANGKALAN (PortalMadura) – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Petrah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur tak terhindarkan, setelah Bus Hino Nopol P 7483 UK yang dikemudikan Budi Hartanto (29), warga Karang Asem Kabupaten Amlapura, mengalami rem blong, Senin (4/11/2013) dini hari.

Sumber dari kepolisian setempat menyebutkan, bus tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Timur ke Barat. Karena kondisi rem blong, maka menabrak Mits Truk Nopol M 8083 UA, dikemudikan Mohammad Yasin yang searah di depannya.

Lalu, Bus yang dikemudikan Budi Hartanto itu, oleng ke kanan dan bertabrakan dengan Sedan Honda Accord Nopol N 1641 DY yang dikemudikan Abd Hamid (33) warga Kadur, Pamekasan dari arah berlawanan.

“Bus yang dikemudikan Budi Hartanto itu tetap melaju hingga akhirnya menabrak toko milik warga yang ada di utara jalan raya,” terang petugas Satlantas Bangkalan di tempat kejadian perkara.

Sedangkan Mits Truk Nopol M 8083 UA yang terdorong oleh Bus Hino, juga bertabrakan dengan Truk Box Nopol L 8147 UX yang dikemudikan, Wawan Bastian (38), warga Prenduan, Sumenep yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat kecelakaan lalu lintas tersebut, pengemudi Bus Hino mengalami luka berat, dan kernetnya M Nur Hakim (31), warga Dusun Glagasan Desa Rowotamto Kecamatan Rambipuji, Jember juga mengalami luka berat.

Korban lainnya, satu orang penumpang bus yakni Subandi (31), Warga Desa Ajeng Kecamatan Ajeng Kabupaten Jember, mengalami luka berat dan Sanadi (61), mengalami luka ringan.

“Kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta,” ujar petugas kepolisian.(atc/htn).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE