oleh

Ribuan Warga Pamekasan Masih Tinggal di Rumah Tidak Layak

PortalMadura.Com, Pamekasan – Ribuan warga di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai sekarang masih tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Bahkan, sebagian besar berada di wilayah perkotaan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pamekasan, Muharram mengungkapkan, berdasarkan data base yang ada di instansinya, saat ini tercatat ada sebanyak 2.600 unit RTLH yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

“Jumlah itu berdasarkan tim surve yang turun ke desa-desa di 13 kecamatan. Tetapi masih ada tiga kecamatan yang surve-nya belum selesai, yaitu Kecamatan Proppo, Tlanakan dan Kecamatan Pademawu. Sehingga jumlah itu bisa saja bertambah, ” katanya, Jumat (8/2/2019).

iklan hari santri

Dikatakan, tahun 2019 ada 150 unit RTLH yang mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar Rp 15 juta per unit. Pihaknya akan memprioritaskan bantuan tersebut untuk wilayah perkotaan yang nota bene menjadi daerah terbanyak warganya tinggal di RTLH ketimbang pedesaan.

“Ada juga bantuan dari pemerintah kabupaten, tetapi hanya tujuh unit. Jadi pekerjaan itu bertahap, kalau nanti di kota selesai, kami akan lanjut ke desa-desa. Karena kalau setiap tahun ada bantuan 150 unit, maka membutuhkan waktu 10 tahun untuk menyelesaikannya, ” tandasnya.

Dia memungkasi, dari jumlah RTLH yang ada pihaknya akan memprioritaskan rumah yang benar-benar memprihatinkan, terutama di daerah perkotaan.

Penulis : Marzukiy
Editor : Nurul Hijriyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.