oleh

Rp 37,5 M APBD Sumenep Terkuras Pipek Anggota Dewan

SUMENEP (PortalMadura) – Lima puluh anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tahun 2014 kembali mendapat jatah Program Infrastruktur Peningkatan Ekonomi Masyarakat (Pipek). Masing-masing anggota dewan dari 50 orang mendapatkan jatah anggaran program kisaran Rp 750 juta yang pengalokasiannya melekat pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis sesuai program atau bantuan yang diusulkan.

Anggaran Pipek tersebut naik sebesar Rp 12,5 miliar dibanding tahun 2013 sebesar Rp 25 miliar atau Rp 500 juta per anggota dewan. Pada tahun 2012 yang merupakan pertama kali program sejenis Jasmas itu diluncurkan hanya sebesar Rp 22,5 miliar atau Rp 450 juta per anggota dewan. Total anggaran pipek tahun ini sebesar Rp 37, 5 miliar.

Ketua Komisi A DPRD Sumenep, Abrori Mannan mengatakan, program Pipek itu berawal dari ketidak merataan pembangunan infrastruktur, sehingga melalui program tersebut anggota dewan mempunyai peluang untuk meratakan pembangunan melalui usulannya.

“Tahun ini anggaran pipek lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur, namun sebagian juga dialokasikan untuk bantuan hibah seperti masjid, musala dan bantuan sosial lainnya,” kata Abrori Mannan, Senin (24/02/14).

Abrori menegaskan, dengan program pipek ini, pembangunan infrastruktur di Sumenep bisa merata hingga pelosok desa, karena pengajuannya disesuaikan dengan pengajuan konstituen anggota dewan ke eksekutif.

“Kami pastikan dengan program ini pembangunan lebih merata,” pungkasnya. (arif/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE