Rp49,1 Triliun Untuk Penguatan Pendidikan Islam

kemenag
Ist. Net
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Jakarta – Pemerintah mengalokasikan dana Rp49,1 triliun untuk menguatkan pendidikan Islam di Indonesia. Dana sebesar itu akan menjadi anggaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama pada tahun 2018.

“Ini amanah yang sangat besar dan dana ini sudah kita sebar kepada seluruh direkotrat di bawah Ditjen Pendis,” ujar Sekretaris Ditjen Pendis Kementerian Agama, Muhammad Ishom Yusqi di Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Menurut Ishom, dana tersebut akan dialokasikan untuk sarana prasana, Bantuan Operasional Sekolah, Program Indonesia Pintar, dan sejumlah program lainnya baik di madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi Islam.

Namun demikian, Ishom mengakui dana tersebut masih belum bisa menutupi seluruh kebutuhan program pendidikan Islam di Kementerian Agama.

“Idealnya memang dana pendidikan Islam itu 20 persen dari APBN, yakni sekitar Rp441 triliun,” jelas Ishom.

Humas Kemenag Mastuki menjelaskan pemerintah saat ini tengah membangun pendidikan Islam sebagai arus utama. Ciri khasnya adalah moderat dan memadukan sains dan agama.

Menurut Mastuki, lulusan madrasah selama ini sudah berhasil menunjukkan kualitasnya saat memasuki perguruan tinggi.

“Berapa banyak yang hafal Al Quran, tapi sainsnya tidak kalah. Agamanya pun mantap,” jelas Mastuki.

Mastuki memprediksi siswa madrasah saat inil akan mengisi kelas menengah Muslim di masa depan. “Mereka berkompetisi untuk memperkuat Indonesia,” kata Mastuki.(AA)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.