oleh

Rugi Rp8 M, PT ASDP Ujung Kamal Terancam Ditutup

BANGKALAN (PortalMadura) – Sepinya masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Kamal – Ujung Surabaya, pihak PT ASDP (Angkutan Sungai dan Penyebrangan) mengalami rugi hingga mencapai Rp 8 miliar.

Hal tersebut disebabkan, selama 3 tahun terakhir atau pasca beroperasinya jembatan Suramadu, anggaran banyak terkuras pada biaya operasional.

“Selama tahun 2013 kemarin, kami mengalami kerugian berkisar di angka Rp 8 Miliar,” terang Wildan Jasuli, manager usaha PT. ASDP Surabaya, Selasa (7/1/2014).

Dikatakan Wildan, dengan sepinya pengguna jasa dan terus meruginya PT. ASDP pihaknya saat ini tinggal menunggu keputasan dari dereksi kantor pusat yang menanggung kerugian tersebut.

“Kami tinggal menunggu keputusan dari pusat dari hasil evaluasi itu, tapi kami berharap tidak sampai ada penutupan penyeberangan Kamal-Ujung, seperti apa yang telah terjadi pada kereta api dulu agar tidak tinggal kenangan saja,” ungkapnya.

Pihaknya berharap peran serta dari Pemerintah Kabupaten dan Propinsi agar dapat menindak tegas bus AKAP dan AKDP yang tidak melewati trayek yang diberlakukan.

“Trayek bus AKDP itu seharusnya melalui penyeberangan Pelabuhan Kamal – Ujung Surabaya, tapi selama ini tidak ada yang lewat, semuanya lolos lewat Suramadu. Itu kan jelas melanggar harus di tindak tegas,” tegasnya.

Sementara patauan PortalMadura, kondisi kantor PT. ASDP di pelabuhan Kamal sangat memprihatinkan sudah tidak terawat. Bahkan, meja dan kursi yang ada di ruang informasi lantai II sudah tidak layak untuk digunakan. Kamar mandi yang ada tak terawat, bahkan sudah tidak terisi air. Kaca jendela tebal dari abu.(atc/htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar