oleh

Rumah & Pemakaman Warga Tergerus Air Laut, Warga Usir Penambang Pasir

SUMENEP (PortalMadura) – Sekitar 20 orang warga Dusun Pasar Daya, Desa/Kecamatan Talango Kepulauan Poteran, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengusir paksa penambang pasir di daerahnya.

Mereka yang terdiri dari anak-anak, ibu rumah tangga, dan kaum laki-laki itu, sambil berteriak sambil memegang sejumlah alat tumpul mengejar pelaku penambang pasir ilegal.

Awalnya, mereka berunjuk rasa karena penambangan pasir telah berdampak negatif pada kondisi lingkungan setempat. Selain banyak kuburan (makam) leluhurnya yang sudah hilang, saat ini rumah-rumah warga mulai tergerus air laut. Penambangan pasir dilakukan oleh warga yang datang dari luar daerah tersebut.

“Saat ini, kalau air laut pasang. Rumah-rumah warga dimasuki air laut,” tegas Kepala Dusun Pasar Daya, Abd Aziz, Senin (3/3/2014).

Dia menjelaskan, pihak pemerintah desa sudah melakukan penertiban. Namun, pemilik lahan selalu memberi ijin pada penambang dari luar daerah. Padahal, penambangan yang sudah dilakukan sejak tahun 2.000 itu sudah mencapai 3 hektar lebih yang dikeruk. “Dampaknya, lingkungan disini rusak,” katanya.

Jadi, suatu hal yang wajar kata dia, bila saat ini masyarakat melakukan protes. Dan pemerintah daerah harus bertindak tegas dengan kondisi alam yang sudah rusak dan mengancam keselamatan warga.(udien/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.