oleh

Sambut Kedatangan SBY, Bendera Demokrat Dilucuti Paksa

SAMPANG (PortalMadura) – Ratusan atribut Partai Demokrat di sepanjang jalan protokol Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang dipasang secara serentak untuk menyambut kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono, dilucuti paksa oleh Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) setempat bersama Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (3/12/2013).

Langkah tersebut dilakukan Panwaslu setempat, karena dinilai telah melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2013 tentang pembatasan alat peraga kampanye serta Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sampang Nomor 20 tahun 2011 tentang estetika kota.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

“Seharusnya ada pemberitahuan dulu kepada KPU dan Panwas, meskipun menyambut bapak Presiden kan harus ikut aturan. Ini sudah menyalahi aturan, dan kami harus bertindak tegas, karena ini masih dalam tahapan Pemilu,” ujar Ahmad Rifto, Ketua Panwaslu Sampang.

Sejauh ini kata Rifto, pihak Panwaslu dan KPU Sampang belum menerima ijin resmi yang diajukan oleh pihak yang bersangkutan terkait pemasangan atribut. “Karena tidak ada pemberitahuan, terpaksa kamiĀ  tertibkan bersama rekan-rekan Satpol PP,” tegasnya.

Menurut Rifto, seharunya jika ingin menyambut Presiden cukup dengan pemasangan bendera merah putih bukan dengan atribut partai, mengingat pelaksanaan pesta Demokrasi yang semakin dekat.

Dari hasil penertiban tersebut, terdapat ratusan bendera Partai Demokrat yang diturunkan paksa disejumlah jalan protokol Kabupaten Sampang, seperti di jalan Jaksa agung suprapto hingga Jalan Trunojoyo.(lora/htn).

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar