oleh

Satpol PP Dan LPI Bongkar Paksa Tenda Mesum

PAMEKASAN (PortalMadura) – Satpol PP Pamekasan bersama Laskar Pembela Islam (LPI) membongkar paksa, dan mengangkut sejumlah tenda di pasar 17 Agustus, yang diduga selalu dijadikan tempat mesum, Senin (7/10/2013). Sedikitnya ada 8 tenda yg diangkut namun lapak dagangan mereka tidak diangkut dengan alasan masih menunggu pemiliknya.

Kasi Penindakan Perda Satpol PP Pemkab Pamekasan Mohammad Samsurijal, mengatakan, pembongkaran tersebut menindaklanjuti keluhan masyarkat, serta perintah dari kepala Satpol PP berdasar petunjuk dari bupati Pamekasan, karena diduga dijadikan tempat mesum pada malam hari.

“Sangat meresahkan warga. Banyak mayarakat melaporkan adanya aksi mesum di dalam tenda ini kalau malam hari, sehinga tidak boleh tidak harus ditiadakan,” katanya di lokasi.

Sementara itu, KH Abdul Azis Mohammad Zahid Ketua LPI Pamekasan mengungkapkan, pihaknya sudah berkali kali menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas dan bupati Pamekasan. Dan baru mendapat respon positif dari bupati dan Satpol PP, sehingga langsung diangkut. Dia berharap agar pembersihan tempat maksiat tersebut benar-benar dikawal dan tidak hanya diangkut tendanya saja.

“Sampai saat ini, kita sudah memiliki data daerah di Pamekasan lainnya, yang juga diduga menjadi tempat maksiat dan langkah pertama adalah di pasar 17 agustus ini. Yang lainnya akan menyusul,” tandasnya. (Reiza/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.