oleh

Sexy Dancer Di Suguhkan Paling Lama 15 – 20 Menit (Bagian 4)

KUTA (PortalMadura) – Tarian Sexy Dancer yang ditampilkan dalam tempo singkat yakni 15 – 20 menit saja dan diperagakan oleh sekitar 4 – 5 orang penari. Terkadang  penarinya hanya mengenakan bikini tembus pandang serta mampu sangat menghipnotis penonton.

Namun meski jarak penonton amat dekat dengan penari tersebut, dan melihat dengan jelas apa yang terbalut dalam bikini penari, penonton tidak diperkenankan menyentuh apalagi memegangnya, karena tarian tersebut hanya sebatas hiburan.

“Tarian seksi ini diperagakan dalam pandangan jarak dekat, apa yang ada dibalik kain tipis itu jelas kelihatan meski dalam cahaya lampu remang-remang, tapi penonton hanya boleh melihat saja, jangan sampai menyentuh apalagi sampai merabanya,” kata Bongah, penerima tamu.

Secara profesional para penari sexy dancer ini, bernaung di bawah event organizer yang mengelola, kapan dan dimana harus pentas. Dengan demikian, para pengusaha hiburan dengan mudah mendatangkan para penari seksi ini untuk tampil beberapa menit menghibur pengunjung, Penari Sexy Dancer mendapat bayaran tinggi dari pengelola tempat hiburan, dan itu bila penari hanya tampil 15 menit. Jika pengelola hiburan memintanya lebih, maka bayarannya akan dihitung harga booking atau setara kerja lembur.

Dalam membawakan tarian, para penari erotis itu terkesan tidak asal-asalan, setiap gerakan penari selalu menyesuaikan dengan irama musik yang diputar operator. Demekian pemilihan musiknya, sengaja diatur dengan durasi waktu tampilan, yakni 15 menit.

“Jadi, ketika musik sudah berhenti mengalun, otomatis acaranya usai dan  penari sudah berkemas untuk pindah ke tempat lain,” kata Lisa.

Sementara kostum yang dikenakan saat membawakan tarian, juga diatur sedemikian rupa. Artinya, setiap penampilan dari satu kafe ke kafe lain kostum akan berbeda-beda. Hal itu dilakukan event organizer yang menaungi mereka, agar penonton tidak jenuh melihatnya.

“Misalnya, minggu ini mereka memakai kostum bikini, mungkin minggu depan kostumnya berganti lain. Untuk lebih jelasnya tanya saja ke event organizer,  mereka yang lebih tahu urusan kostum,” katanya.

Gerakan tarian yang dimainkan sexy dancer, lebih cenderung mengeksplorasi erotisme yang ditampilkan secara kompak, ada juga improvisasi yang dimunculkan penari manakala ada pengunjung yang mau menyawer.

Ketika pengunjung menyelipkan uang saweran dibalik celana maupun dibalik bra, mereka akan membuat gerakan yang lebih dahsyat. Heboh!

Di beberapa kafe, tarian semacam itu ada yang ditampilkan diatas meja bar sehingga posisi penari berada diatas penontonnya. Bisa dibayangkan, apa reaksi penonton yang umumnya didominasi kaum adam. Namun, sexy dancer yang digelar di Paddy’s Club ditampilkan di lantai.

Karena desain hiburan malam disana, memang tidak ada meja bar yang bisa digunakan untuk show para penari seksi.

Hiburan yang sudah menjadi maskot sebuah hiburan malam, umumnya ditawarkan secara terang-terangan melalui baliho, selebaran maupun pamflet.

Di sepanjang jalan Legian saja, hampir di setiap ruas strategis terpasang acara unggulan yang ditawarkan kepada calon pengunjung, ditempat tersebut inovasi hiburan terus dilakukan untuk menambah jumlah pengunjung.

Sexy dancer hanya dikhususkan untuk hiburan dewasa, dan waktu pagelaran acara tersebut, hanya diselenggarakan malam hari. Biasanya penampilan sexy dancer digelar oleh sponsor. jika ada sponsor pun, biasanya dominasinya lebih banyak ke produsen yang memproduksi peralatan 21 plus, dimana dalam even tersebut, ada pembagian alat kontrasepsi pria, selaku sponsorship, dan semua penontonya sudah usia dewasa.

“Dalam acara sexy dancer, kadang sempat ada pembagian alat kontrasepsi untuk kaum pria, maklum aja penarinya kan seksi-seksi lagi bahenol, setiap yang melihatnya pasti akan menerawang jauh,” imbuh Bongah.(udien/htn)

-
-
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE