oleh

Simpatisan PDIP dan FPI Bentrok di Yogyakarta

PortalMadura.Com, Jakarta – Bentrok antara simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan massa dari Front Pembela Islam (FPI) terjadi di Yogyakarta pada Minggu.

Kepala Bidang Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) AKBP Yulianto mengatakan bentrok antara kedua kelompok tersebut terjadi ketika simpatisan PDIP akan menghadiri kampanye akbar terbuka Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

PDIP merupakan partai penguasa (rulling party) di Indonesia, sedangkan FPI merupakan organisasi Islam dengan basis massa yang juga besar.

Polisi menduga bentrok tersebut terjadi karena provokasi massa di sebuah titik yang dikenal sebagai lokasi markas dari FPI.

Yulianto menuturkan pihaknya masih menyelidiki provokator yang memicu bentrokan tersebut.

“Kami masih mengumpulkan informasi, belum bisa ditentukan,” kata dia ketika dihubungi, Senin.

Dia mengatakan Polri akan mengantisipasi gesekan antar-kelompok menjelang Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.

“Titik-titik yang ada gesekan juga kita jaga, seperti rute pergerakan, kampanye, semua kita antisipasi,” ujar Yulianto. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (8/4/2019).

Berdasarkan pemetaan Polri, Yogyakarta masuk ke dalam 10 kabupaten dan kota dengan tingkat kerawanan tertinggi pada masa kampanye terbuka.

Polri menggelar Operasi Mantap Brata sebagai upaya pengamanan Pemilu 2019.

Selain mengamankan proses kampanye terbuka, Polri juga mengamankan proses pencetakan dan distribusi surat suara.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar