oleh

Sisi Lain : Ibu Ani Yudhoyono Selama Di Madura (1)

SUMENEP (PortalMadura) – Ibu negera Ani Bambang Yudhoyono ternyata mempunyai kemampuan mengambil gambar yang luar biasa. Selama berkunjung di empat (4) kabupaten di Madura (Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan), Jawa Timur tak ada yang tertinggal untuk selalu diabadikan.

Penelusuran PortalMadura, sedikitnya ada 15 foto yang sengaja dipublikasikan oleh ibu negara ke instagram @aniyudhoyono. Foto pertama yakni saat Ibu Ani melewati Jembatan Surabaya Madura (Suramadu), disusul foto berikutnya, penyambutan warga Sumenep dipintu masuk kota, tari keris, sakera, domba sepudi, ikan kepala putih di taman sare (lingkungan Keraton Sumenep), dan Labeng Mesem.

Di Kabupaten Pemekasan, yang dibidik antara lain, Panen Jagung di Desa Montok, Jagung jenis P30 Elang (Pioneer 30), Batik Pamekasan, Pengantin adat Pamekasan. Tari Rancap Selor, Bangkalan, Nangka keriting, dan bapak presiden setelah sholat Jumat di Mesjid Agung Bangkalan.

Ratusan komentar dalam foto-foto tersebut. Mayoritas bernada senang dan bahagia karena mau berkunjung ke pulau Garam Madura. Warga Madura ingin beralama-lama dengan ibu negara dan presiden.

Salah satu foto dengan judul Gadis-gadis Sumenep, Madura, menyambut kedatangan Presiden dan rombongan. “Sumenep girls from Madura, welcoming the arrival of President and his delegation,”. View All 76 Comment, antara lain :

itarositasari : Bagus bngt pengambilan gambarnya…unik… Mantap bngt….
ocha_em : Waaahh…ternyata ke Sumenep *joget2 ^_^
andisukmalatief : Semua bahagia bisa melihat dan merasakan aura presiden dan ibu negara.
indarisna : Kapan Kejambi buk @aniyudhoyono.
aditbakri : Lo di sebelah mana le? @dickyfirmana
dickyfirmana Hahaha gw lagi dadah
insine24 : Sumenep super mantap
yudibintoro : Potreh koneng…menyambut kedatangan pemimpin yg sngt dicintai rakyatnya.

“Dari foto-foto yang diambil oleh ibu (red, ibu negara Ani Yudhoyono), dapat terlihat perkembangan dan kemajuan setiap tahunnya,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditirukan Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Minggu (8/12/2013).(deny/htn)


Komentar