Siswa SMKN I Kalianget Tewas Tenggelam Saat Prajabatan Osis

SUMENEP (PortalMadura) – Ainun Najib (17), salah satu siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas tenggelam di sungai Pangereman, Dusun Saasa, Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, Sumenep, pada saat mengikuti prosesi prajabatan pengurus OSIS, sekitar pukul 10.15 WIB, Selasa (5/11/2013).

Kejadian naas tersebut bermula saat semua peserta mengikuti tahapan demi tahapan dalam sebuah prosesi pergantian pengurus OSIS bersama sejumlah dewan guru pengawas yang hadir juga dalam kegiatan tahunan tersebut. Salah satu acaranya dengan cara cebur ke sungai kepada siswa yang masuk jajaran pengurus OSIS.

Dari empat pengurus OSIS baru adalah Ainun Najib (17), yang kemudian harus menjalani salah satu ritual mandi dan cebur ke sungai. Pada saat tiba acara ramah tamah, keempat pengurus OSIS baru itu pun cebur ke sungai Pangereman yang dalam dan memang arus airnya sangat deras.

Sejak cebur ke sungai itulah, Ainun Najib hanya sekali muncul ke permukaan air sungai, namun kemudian tenggelam lagi. Melihat kondisi itu, tiga orang rekannya berusaha menolong dan mengangkat tubuh korban yang tidak bisa berenang. Dua gurunya pun berusaha turun tangan, namun tidak mampu karena derasnya arus air sungai.

Korban pun akhirnya hilang tenggelam ke dasar sungai. Sejumlah warga sekitar pun berusaha membantu mencari korban di sekitar lokasi tenggelamnya Inung panggilan akrabnya Ainun Najib. Sekitar satu jam dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa di semak-semak sekitar lokasi tenggelamnya korban.

Baca Juga

“Jasat korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Perut korban membengkak, mungkin karena kemasukan air sungai,” papar Syakur (35) salah satu warga yang ikut menolong korban.

Sejumlah warga berusaha mengevakuasi korban dan melarikan ke rumah sakit dr H Moh Anwar Sumenep. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak rumah sakit, mulai diberikan nafas buatan hingga kejut jantung, namun nyawa korban memang sudah tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Manding, AKP Bambang Adi Winarno membenarkan peristiwa tenggelamnya siswa tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan. Korban bersama teman dan dua orang guru SMKN 1 Kalianget menggelar acara prajabatan pengurus Osis di sungai tersebut.

“Setelah proses pergantian jabatan itu, korban bersama empat orang temanya cebur ke sungai. Mungkin karena tidak bisa berenang, akhirnya tenggelam,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, mantan KBO Reskrim Polres Sumenep itu mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, tewasnya pelajar asal Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget tersebut murni kecelakaan sendiri. Sebab ditubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan. Sedangkan pihak keluarga sendiri enggan jenazah korban di otopsi.

“Keluarga korban tidak berkenan jenazahnya diotopsi. Hanya cukup pemeriksaan luar saja dan hasilnya tidak diketemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak sekolah saat hendak dikonfirmasi terkait musibah yang menimpa siswanya itu, enggan berkomentar dan tampak sibuk mengurus jenazah korban. Begitu pula pihak keluarga korban menolak berkomentar dan sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa salah satu anggota keluarganya.(udien/htn).

Dapatkan Barang Elektronik Dengn Harga Termurah Cek >> Rekomendasi Elektronik.
Jangan Lupa Ikuti kami di Google Berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.