oleh

SPG Mesum Sempat Nolak Dinikahkan

SUMENEP (PortalMadura) – Aini, asal Kabupaten Bangkalan yang berprofesi sebagai Sales Promotion Girl (SPG) sempat menolak untuk dinikahkan dengan Dekky Wahyudi (31), warga Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur meski sudah tertangkap basah sekamar oleh warga RT 3, Dusun Pangpungkok, Desa Babbelan, Kecamatan Batuan Sumenep, pukul 01:10 Wib, Minggu (22/12/2013) dini hari.

“Ndak, saya gak mau nikah,” celetuk Aini saat warga mendesak aparat desa agar segera dinikahkan sehingga tidak melakukan perbuatan serupa bila masih mau kos di desanya.

Namun, akhirnya Aini tidak berkutik dan hanya terdiam saat Dekky Wahyudi yang diketahui sebagai sales rokok produksi asal Pasuruan itu menyatakan siap dinikahkan oleh aparat desa. “Siap nikah. Ini kan tunangan saya sendiri,” kilah Dekky Wahyudi di depan aparat Desa Babbelen, Minggu (22/12/2013) dini hari.

Bahkan, Dekky Wahyudi menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan status belum nikah.

Sementara, Zaini, Sekretaris Desa Babbelan, Kecamatan Batuan, Sumenep mengaku akan menikahkan keduanya. “Untuk proses nikah itu kan harus ada wali. Maka, pernikahan akan dilangsungkan siang hari sambil menunggu kedatangan kedua orang tua masing-masing,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata dia, atas nama aparat desa memutuskan, keduanya tidak boleh pulang atau kembali ke kos. “Satu orang saya titipkan ke Kepala Dusun Pangpungkok (Bapak Maspuh, red), satunya lagi biar bermalam di rumah ketua RT (Bapak Pusa’ah, red). Jadi, keduanya sama-sama dalam pengawasan aparat desa,” tandasnya.(htn).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.