oleh

Suami Perkosa Janda Di Masjid, Istri Minta Cerai

SUMENEP (PortalMadura) – Ny Mh (46), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, minta cerai karena tak kuat menanggung malu setelah suaminya, H.Sf (55), memperkosa seorang janda, Kn (45), di sebuah Masjid di desanya.

“Kabar terakhir, buk nyai (Mh,red) minta cerai setelah suaminya dilaporkan kepolisi atas dugaan pemerkosaan,” kata Uli (30), warga setempat, Minggu (8/12/2013).

Dia menceritakan, Ny Mh yang selama ini dikenal mudah bergaul dengan masyarakat sekitar dan selalu hadir dalam setiap hajatan, saat ini tidak lagi kelihatan. “Kabarnya, tidak mau keluar rumah karena malu atas perbuatan suaminya,” ujarnya.

iklan hari santri

H.Sf (55), berstatus Ketua Takmir disalah satu Masjid di desanya. Selain itu, juga menerima tamu yang hendak membuat azimat penglarisan. Salah satunya, dilakukan oleh korban, Kn (45). Namun naas, ibu janda ini menjadi sasaran nafsu birahi ketua takmir tersebut.

Pekan lalu, sekitar pukul 22.00 Wib, korban sedang menunggu proses pembuatan azimat penglarisan. Namun, korban justru diminta melayani nafsu bejat pelaku hingga dua jam lamanya. Setelah itu korban di keluarkan dari dalam masjid melewati pintu belakang sekitar pukul 00:00 Wib.

Saat itu, warga yang sudah curiga karena ada perempuan masuk masjid diluar batas waktu. Maka ramai-ramai melakukan pengintaian. Saat korban keluar dari pintu belakang langsung digerebek hingga akhirnya dilaporkan ke Polres Sumenep. Korban berprofesi penjual pentol dan sudah lama menyendiri setelah suaminya meninggal dunia. Di kampunya, korban dikenal cantik dan bahenol, karena aktif memperhatikan perawatan tubuhnya. (udien/htn).

-
-

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.