Subhanallah, Amalan Ini Paling Tinggi Derajatnya Di Sisi Allah

  • Bagikan
Subhanallah, Amalan Ini Paling Tinggi Derajatnya Di Sisi Allah
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Diantara tanda kekuasaan Allah SWT bahwa segala ibadah yang memiliki keutamaan serta kedudukan yang berbeda-beda, entah yang wajib ataupun sunnah untuk dikerjakan sudah tertuang di dalam Alquran. Karena perbedaan tersebut membuat beberapa sahabat bertanya tentang ibadah atau amalan yang paling utama dalam Islam.

Sebagaimana Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu bertanya kepada Rasulullah tentang amalan yang disukai oleh Allah. Dengan tegas Rasulullah menjawab, “Salat pada waktunya, berbuat baik kepada ibu bapak dan jihad di jalan Allah” (HR Bukhari dan Muslim).

Sementara itu, Rasulullah SAW memberikan penjelasan yang lain dalam hadist riwayat Tirmidzi. “Maukah aku ingatkan kalian dengan suatu amalan yang paling baik, amalan yang paling suci pada apa yang kalian miliki, paling tinggi derajatnya, lebih baik dan utama bagi kamu sekalian daripada menginfaqkan emas, lebih baik bagi kamu sekalian daripada kalian berhadap-hadapan dengan musuh, kalian pukul lehernya dan mereka pun memukul leher kalian?” Para sahabat menjawab, “Tentu kami mau, Ya Rasulullah.” Lalu Nabi bersabda, “Mengingat Allah.” (HR Tirmidzi).

Apabila disimpulkan maka beberapa amalan ibadah yang tinggi dan utama kedudukannya dalam pandangan Allah adalah mengucapkan kalimat tauhid, mengerjakan rukun iman dan islam dengan istiqomah, berzikir, salat tepat waktu, bersedekah dengan harta yang dicinta, berbuat baik kepada orang tua dan berjihad di jalan Allah.

Akan tetapi, Rasulullah juga menyebutkan bahwa ada amalan yang super baik sehingga patut bagi seorang muslim untuk mengamalkannya. Bahkan karena hal ini pula, Allah lebih mengutamakannya daripada derajat salat, zakat maupun puasa.

“Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang suatu amalan yang lebih utama daripada derajat salat, puasa dan sedekah?. Yaitu menciptakan kedamaian (merukunkan) antara manusia sebab kerusakan hubungan di antara manusia adalah pembinasa agama” (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk mengikuti anjuran yang telah Rasulullah sampaikan, terutama dalam melaksanakan amalan atau ibadah yang memiliki keutamaan paling tinggi di hadapan Allah Ta’ala. Dengan begitu maka Anda pun akan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah nanti. Wallahu A’lam. (islamidia.com/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.