oleh

Suplai LPG ke Kepulauan Selalu Terlambat

SUMENEP (PortalMadura) – Pendistribusian elpiji (LPG) ukuran 3 kg dan 12 kg kesejumlah kepulauan di Sumenep, Madura, Jawa Timur selalu terkendala dan terlambat.

“Setiap dua minggu sekali, sebanyak 5 ribu tabung kosong ukuran 3 kg dan 2 ratus tabung ukuran 12 kg dikirim dari kepulauan untuk diisi,” kata Rahman, warga Desa Kolo-kolo, kecamatan Arjasa, Sumenep, Jum’at (10/01/14).

Untuk mendapatkan elpiji guna disalurkan kewilayah kepulauan, warga harus menunggu 4-5 hari dipelabuhan Kalianget, karena setiap pengiriman dari distributor hanya satu truk dengan jumlah yang sedikit.

“Kami harus nunggu elpiji itu cukup. Karena pengirimannya kan tidak langsung penuh sesuai tabung yang kami tukar,” ungkapnya.

Dia menambahkan, lambatnya suplai elpiji itu disebabkan stok elpiji selalu kosong. “Informasinya stok elpiji selalu kosong,” ujarnya.

Sementara kebutuhan elpiji dikepulauan terus bertambah, sedangkan suplai selalu terkendala. “Kalau kebutuhan masyarakat terus bertambah tapi pengirimannya yang selalu terlambat,” tandasnya.(arif/htn)


Komentar