oleh

Tak Perlu Panik, Lakukan Hal Ini Saat Rem Mobil Ketahuan Blong

PortalMadura.Com – Kondisi kendaraan yang mengalami rem tidak pakem alias blong tentu memicu terjadinya kecelakaan. Penyebabnya pun bermacam-macam, mulai dari kanvas rem yang habis, piston rem aus, jumlah dan kualitas minyak rem yang menurun, selang yang bocor hingga masalah pada booster dan master rem.

Maka dari itu, ketika sistem pengereman dideteksi mulai tidak pakem atau blong, sebaiknya pengendara tidak panik untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan. Ada beberapa hal yang bisa pengendara lakukan saat rem mobil ketahuan blong.

Anda penasaran? Yuk, simak penjelasannya berikut ini:

Pertama, turunkan kecepatan dengan memindahkan gigi persneling yang lebih rendah secara bertahap dari 5,4,3,2 sampai gigi 1. Diingatkan pula gunakan rem tangan setelah menurunkan gigi. Rem tangan dapat menghentikan kendaraan sampai benar-benar berhenti saat kecepatan sudah rendah.

Tidak sampai di situ, segera arahkan kendaraan ke jalur lambat atau bahu jalan, untuk mencari tempat berhenti yang benar-benar aman dari mobil lain yang berkecepatan tinggi. Gunakan kaca spion dan lakukan secara perlahan serta berhati-hati.

Setelah itu, cek benda yang menghalangi pedal rem. Benda-benda yang Anda taruh di bawah kursi dapat maju ke depan akibat gaya inertia pengereman, dan memblokir pedal rem dari belakang.

Kemudian, injak dan kocok rem berkali-kali. Apabila kendaraan tanpa dilengkapi fitur anti-lock braking sistem atau ABS cobalah injak pedal rem berkali-kali, terkadang rem blong juga bersifat sementara. Sedangkan mobil dengan ABS harus menginjak rem dengan perlahan, karena ABS juga turut membantu melakukan tindakan pengereman otomatis.

Tidak lupa juga, Anda perlu memberi peringatan kepada orang lain dengan menghidupkan lampu hazard, atau beri tanda dengan mengeluarkan seutas kain dari jendela dan dilambaikan. Bila tidak ada kain, dapat juga menggunakan tisu, klakson dan lain-lain. Upayakan melihat spion belakang sebelum melambai.

Terakhir, bila keadaan sangat mendesak atau darurat carilah objek yang terlihat lunak, seperti pagar kayu, tanah, dan pasir agar dapat menyerap benturan. (viva.co.id/Salimah)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE