oleh

Tanpa Identitas, Korban Tabrak Lari Kritis Di RSUD Sumenep

SUMENEP (PortalMadura) – Korban tabrak lari tanpa identitas yang ditemukan pertama kali oleh polisi di jalan raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini masih terkapar di Rumah Sakit Daerah Moh Anwar setempat, dan belum mendapatkan penanganan secara maksimal.

“Kami belum bisa melakukan tindakan lebih jauh, karena masih belum ada yang bisa bertanggung jawab dan dokter pun masih belum berani. Kalau penanganan ringan, sudah kami lakukan,” kata Lalu Safrul Fajri, kepala Instalasi Peduli Pelanggan, RSD Moh Anwar Sumenep, Jum’at (07/02/14).

Menurut Safril, saat ini korban masih belum bisa diajak komunikasi untuk ditanyakan identitasnya. Untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut seperti operasi, harus ada keluarga yang menjaminnya.

“Saat kami tanya identitasnya, korban masih belum bisa bicara. Dan kalau mau dioperasi kan harus ada persetujuan dari pihak keluarganya,” ujarnya.

Korban yang diantar polisi ke RSD sekitar pukul 07.30 Wib itu, mengalami patah tulang dibagian paha, dan diperkirakan gagar otak.

“Tadi pagi korban ini diantar polisi ke sini dan korban mengalami patah tulang di bagian paha kiri dan luka dipelipis kiri dan betis kiri,” ungkapnya.

Ciri-ciri korban berjenis kelamin laki-laki, umur sekitar 29 tahun, kulit kuning langsat, rambut ikal dan berjenggot. Korban mengenakan sarung garis kotak-kotak warna biru, pakai jaket berwarna milenium kombinasi merah dan tinggi badan sekitar 165 cm.(arif/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.