oleh

Berikut Ulasan Lengkap Tata Cara Bersuci Setelah Haid Bagi Muslimah

PortalMadura.Com – Setiap Perempuan yang cukup umur pasti akan mengalami haid atau datang bulan. Berhentinya darah haid menandakan bahwa seorang perempuan telah sampai pada waktunya bersuci. Maka wajib dilakukan bagi setiap muslimah untuk mandi suci dari haid.

Kebanyakan muslimah menganggap jika bersuci setelah haid hanyalah mandi dan keramas saja. Padahal, bersuci setelah haid memiliki urutan dan tata cara yang harus dilakukan sesuai syariat islam.

Dilansir dari laman saintif.com, Sabtu (19/9/2020), dibawah ini tata cara bersuci setelah haid bagi muslimah:

Tata Cara Mandi Wajib

Sebagai ibadah tentunya dalam melakukan mandi wajib, terdapat kefarduan atau rukun tertentu yang harus dipenuhi. Jika rukun wajib tersebut tidak terpenuhi maka tidak sah mandi wajib tersebut. Sehingga orangnya masih dianggap berhadas dan dilarang melakukan aktivitas tertentu.

Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya Safînatun Najâ menyebutkan ada 2 (dua) hal yang menjadi rukunnya mandi besar, yakni niat dan meratakan air ke seluruh tubuh. Dalam kitab tersebut beliau menuliskan:

Artinya: “Fardu atau rukunnya mandi ada dua, yakni niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.”

Sedangkan niat untuk bersuci adalah sebagai berikut:

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta’ala”

Artinya : “Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

Berikut Urutan Tata Cara Bersuci (Mandi Besar):

Ambilah Air Lalu Basuh Tangan Terlebih Dahulu Hingga Tiga Kali

Tangan harus dibersihkan dahulu sebanyak tiga kali. Selanjutnya tangan inilah yang membantu membersihkan kotoran di seluruh tubuh. Dalam madzhab Syafi’i, niat harus dilakukan bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh. Pada saat inilah bacaan niat mandi wajib dapat dilafadzkan.

iklan hari santri

Bersihkan Segala Kotoran atau Najis yang Masih Menempel di Badan.

Sebelum langsung mandi wajib, terlebih dahulu bersihkan kotoran-kotoran yang menempel. Misalnya, ingin buang air kecil atau besar dahulu maupun lainnya.

Wudu

Melakukan wudu berfungsi untuk mensucikan dari hadas kecil hingga sesudahnya mandi wajib untuk mensucikan dari hadas besar. Dalam melakukan mandi wajib, wudu sama seperti wudu ketika mau melaksanakan salat. Diakhiri dengan menyiram kedua kaki.

Memulai Mandi Wajib

Langkah pertama bersuci atau mandi wajib yaitu dengan mengguyur kepala sampai tiga kali berturut-turut.

Guyur Bagian Badan

Mengguyur badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian beralih ke badan sebelah kiri hingga tiga kali. Kemudian menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali, serta membersihkan sela-sela rambut dan jenggot (bila punya).

Pastikan air yang diguyurkan mengalir ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Hindari menyentuh kemaluan. Namun, jika tersentuh, maka hendaknya berwudu lagi. Di antara seluruh tata cara tersebut yang wajib hanyalah niat, membersihkan najis (bila ada), dan menyiramkan air ke seluruh badan.

Selebihnya adalah sunah muakkadah dengan keutamaan-keutamaan yang tak boleh diremehkan. Orang yang mengabaikan kesunahan ini, kata Imam al-Ghazali, merugi karena sejatinya amalan-amalan sunnah tersebut menambah kekurangan pada amalan fardu.

Demikian penjelasan mengenai niat dan tata cara lengkap bersuci setelah haid. Semoga bermanfaat untuk diamalkan ketika hendak bersuci setelah haid.

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : saintif.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.