oleh

Tata Cara Mandi Besar yang Harus Anda Perhatikan

PortalMadura.Com – Mandi adalah sebuah keharusan bagi setiap orang. Mandi dilakukan untuk menghilangkan kotoran pada badan namun ada mandi yang harus Anda perhatikan tata caranya. Yakni mandi wajib atau junub.

Mandi wajib atau junub ini adalah sebuah bentuk membersihkan diri secara fisik dari hadas. Mensucikan diri dari hadas besar dan sifatnya wajib bagi seorang muslim yang sehat secara akal. Berikut tata cara mandi besar atau junub, dilansir dari laman Liputan6.com, Jumat (18/12/2020)

Selamat Ibadah Puasa

Pertama yang harus dilakukan adalah membaca niat. Berikut baca niat mandi besar setelah bersyahwat:

“BISMILLAHIRAHMANIRAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA.”

Artinya:”Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta’ala.”

Jika hadas besar pada perempuan disebabkan karena keluarnya darah dari organ intim setelah melahirkan atau nifas, maka niat mandi wajib yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

“BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA.”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala.”

Kedua mencuci tangan dilakukan sampai 3 kali, dilanjutkan dengan membersihkan bagian tubuh yang biasanya tersembunyi kotoran seperti kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar dan lain lain menggunakan tangan kiri.

Ketiga mencuci kembali kedua tangan, lalu bisa mengulangi cara kedua. Setelah itu dilanjutkan dengan berwudhu.

Keempat menyela pangkal rambut dengan jari-jari yang sudah menyentuh air, lakukan hingga menyentuh kulit kepala.

Terakhir membasahi kepala dengan mengguyur tiga kali hingga seluruh permukaan pada kulit dan rambut basah oleh air. Setelah itu basahi seluruh tubuh mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki dan dimulai dari bagian kanan.

Anda harus memerhatikan mandi junub ini agar bersih dari hadas. Allah SWT berfirman,

“Dan jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al Maidah: 6)

Kemudian dalam surat lainnya Allah SWT juga menyuruh muslim mandi wajib jika dalam keadaan junub.

Allah berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.” (QS. An-Nisa’: 43).

Rewriter : Lisa Mana L
Sumber : liputan6.com

Komentar