oleh

Tata Cara Salat Wajib Yang Benar

PortalMadura.Com – Salat wajib sendiri ada 5 macam bagi umat islam yang wajib dikerjakan, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Mengapa umat islam harus mengerjakan salat wajib? Karena berasal dari kata wajib yang artinya apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila di tinggalkan mendapat dosa.

Ada beberapa syarat sah salat bagi umat islam perlu diketahui, supaya salat yang kita laksanakan diterima oleh Allah, yaitu:
1. Beragama islam
2. Balig dan berakal
3. Suci seluruh anggota badan, pakaian, dan tempat.
4. Menutup aurat. Aurat laki-laki antara pusar sampai lutut, sedangkan wanita adalah seluruh anggota badan kecuali muka dan kedua telapak tangan.
5. Telah masuk waktu salat yang sudah ditentukan.
6. Menghadap kiblat.

Setelah memahami syarat sah salat, maka diharapkan agar salat yang kita laksanakan tidak sembarangan, karena semuanya sudah ada aturannya.

Cara Salat Wajib

Selanjutnya adalah tata cara salat wajib yang dilansir dari laman liputan6.com, Rabu (9/9/2020).

Diawali niat dan diakhiri dengan salam:

Niat Salat wajib

Sebelum melakukan salat wajib, berikut ini adalah niat salat yang harus dibaca:

Salat Subuh

Ushalli fardhas subhi rak’ataini mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.”

Salat Zuhur

Ushalli fardhadz dzuhri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.”

Salat Asar

Ushalli fardhal ashri arba’a raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.”

Salat Magrib

Ushalli fardhal maghribi salasa’ raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.”

Salat Isya

Ushalli fardhal ‘Isyaa-i raka’aatin mustqbilal qiblati adaa-an (ma’mumam/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Allaahu akbar.”

Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca:

Allaahu akbar

Kemudian kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca doa iftitah:

Kabiiraa wal hamdu lillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw waashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahirabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.”

Dilanjutkan dengan membaca surah Al Fatihah:

Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin. Arrahmaanir rahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaaka na’budu waiyyaaka nasta’iinu. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladhdhaalliin. Aamiin.”

Dilanjutkan dengan membaca salah satu surah pendek atau ayat-ayat dalam Al Quran.

Rukuk

Setelah selesai membaca surat Al Fatihah dan surah pendek, tata cara salat wajib selanjutnya adalah rukuk. Kedua tangan diangkat setinggi telinga dan membaca Allaahu akbar, kemudian badan dibungkukkan, kedua tangan memegang lutut dan ditekankan. Usahakan antara punggung dan kepala supaya rata. Setelah sempurna, kemudian membaca doa berikut sebanyak tiga kali:

Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”. (3x)

Iktidal

Setelah rukuk, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

Sami’allaahu liman hamidah.”

Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

Sujud

Selesai iktidal lalu sujud dengan meletakkan dahi di alas salat. Ketika turun, yaitu dari berdiri iktidal ke sujud sambil membaca “Allahuu akbar”. Dan saat sujud membaca tasbih sebanyak tiga kali:

Subhaana rabbiyal a‘laa wa bihamdih.” (3x)

Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua sujud dan membaca:

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

Sujud Kedua

Sujud kedua, ketiga, dan keempat dikerjakan seperti sujud pertama baik cara maupun bacaannya. Setelah sujud kedua, berdiri dan melakukan rakaat kedua dengan tata cara sama seperti rakaat pertama namun tanpa membaca doa iftitah. Sesudahnya, membaca surat Al Fatihah, surah pendek, melakukan rukuk, iktidal dan kemudian sujud untuk rakaat kedua.

Tasyahud Awal

Tasyahud awal dilakukan pada rakaat kedua (kecuali salat Subuh) setelah sujud yang kedua yaitu dengan duduk membentuk tasyahud awal dengan sikap kaki kanan tegak dan kaki kiri diduduki sambil membaca tasyahud awal:

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad.”

Tahiyatul Akhir

Selesai tasyahud Awal, berdiri kembali dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca “Allaahu Akbar” untuk mengerjakan rakaat ketiga. Tata cara sama seperti rakaat kedua namun tanpa membaca surah pendek.

Selesai rakaat ketiga, langsung mengerjakan rakaat keempat. Tata cara rakaat keempat sama seperti rakaat kedua namun tanpa membaca surah pendek. Kemudian setelah sujud terakhir, dilakukan tahiyatul akhir dengan duduk kaki bersilang (tawarruk) serta membaca:

Attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

Salam

Selesai tahiyatul akhir, lakukan salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri bergantian sambil membaca:

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

Rewriter : Muthmainnatul Lizamah
Sumber : liputan6.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE