PortalMadura.Com, Sampang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengkaji laporan dugaan pungutan liar (pungli) distribusi bantuan pangan non tunai (BPNT) 2019.
“Tentu kami kaji dulu, apakah benar-benar akurat ataukah bagaimana. Setelah dikaji, kemudian bisa melanjutkan tahapan,” terang Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sampang, Edi Sutomo beberapa waktu lalu.
Warga Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Abd. Rokib menduga oknum aparat desa melakukan pungli distribusi BPNT terhadap penerima manfaat dan dilaporkan secara resmi ke Kantor Kejari Sampang.
Nilai pungli pada distribusi BPNT Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan sebesar Rp 5 ribu per kantong. Jumlah penerima bantuan mencapai 1.500 orang.
“Bukti laporan yang kami serahkan di Kejari di antaranya, berupa rekaman video, fotocopy KTP, fotocopy buku tabungan rekening penerima kurang lebih 100 eksemplar,” katanya.(*)
Baca Juga :
(*)