oleh

Tindakan Kolostomi Terhadap Bayi Tanpa Anus asal Sumemep

PortalMadura.Com, Surabaya – Bayi yang lahir tanpa anus dari pasangan suami-istri (Pasutri) Muksan (50) dan Mani (40), warga Dusun Bates Timur, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah dilakukan tindakan Kolostomi oleh pihak Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya.

“Sudah dioperasi dibagian perutnya,” kata Makbul, salah seorang tokoh masyarakat asal Desa Ellak Daya, Lenteng Sumenep yang ikut mendampingi bayi di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya, Jumat pagi (3/10/2014).

Belum ada penjelasan resmi dari pihak Rumah Sakit, kapan bayi tersebut bisa pulang kampung. “Tidak semuanya gratis, ada alat yang diperlukan bayi harus beli diluar. Berupa selang pembuatan kotoran,” terangnya.

Istilah medis, tahap pertama adalah pembuatan kolostomi atau anus buatan sementara diperut. Tahap kedua pembuatan anus sebenarnya di tempat yang semestinya dengan tetap mempertahankan kolostominya dan menutup vistel yang terbentuk saat lahir. Pada tahap tiga, memasukan kembali usus yang dijadikan anus sementara serta menutup kolostomi pada perut.

Proses tahap pertama, kedua hingga ketiga, tidak dilakukan secara terus menerus, tetapi memakan waktu cukup panjang yakni berbulan-bulan. Hal ini, membutuhkan kesabaran orang tua bayi untuk merawat sesuai dengan ancuran tenaga medis.

Dalam hal ini, Community PortalMadura berusaha untuk mengawal perawatan bayi tersebut hingga tuntas dengan dana yang disumbangkan para pembaca PortalMadura.Com.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar