oleh

Umat Islam, Ini 3 Pintu Berbeda Menuju Alam Kubur

PortalMadura.Com – Kematian adalah hal yang pasti bagi semua makhluk hidup yang ada di muka bumi ini. Namun, sebagai manusia, tidak ada yang tahu kapan datangnya itu atau ajal akan menjemput. Manusia hanya bisa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh dan berbuat baik pada orang lain.

Berbicara kematian, sudah tahukah Anda bahwa ada tiga jalan bagi umat saat masuk kubur?. Ya, hal ini diungkapkan oleh Ulama asal Turki, Badiuzzaman Said Nursi. Dia merupakan ulama yang mengarang kitab monumental berjudul Risalah Nur.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Dilansir PortalMadura.Com, Selasa (28/9/2021) dari laman Republika.co.id, Nursi mengatakan, sejumlah pemuda meminta kepada penulis Risalah Nur itu untuk membantu dan menolong mereka seraya bertanya, “Bagaimana kami bisa selamat di akhirat, di mana saat ini kami tengah dikepung berbagai rayuan palsu, godaan hawa nafsu, dan hiburan yang menipu?”

Atas nama sosok maknawi Risalah Nur, Nursi pun memberikan jawaban sebagai berikut, sebagaimana dikutip dari bukunya yang berjudul “Tuntunan Generasi Muda” terbitan Risalah Nur:

Kubur terhampar di hadapan semua orang. Tidak seorang pun yang dapat mengingkarinya. Anda semua pasti akan memasukinya. Masuk ke dalam kubur hanya ada tiga jalan:

Pertama, jalan yang menunjukkan bahwa kubur adalah pintu yang terbuka bagi kaum mukmin menuju alam yang lebih indah dibandingkan dunia ini.

Kedua, jalan yang memperlihatkan bahwa kubur adalah pintu menuju penjara abadi bagi mereka yang terus berada dalam kesesatan, meskipun beriman kepada akhirat dan mereka dijauhkan dari seluruh orang yang dicintai di penjara pribadi tersebut.

Mereka akan diperlakukan sesuai dengan keyakinan dan pandangan mereka tentang kehidupan lantaran tidak mau mengamalkan apa yang mereka yakini.

Ketiga, jalan yang dilalui orang yang tidak beriman kepada akhirat dari golongan kaum sesat. Baginya, kubur adalah pintu menuju ketiadaan dan kematian abadi.

Dalam pandangannya, kubur merupakan tiang gantungan yang membinasakannya serta seluruh orang yang dicintainya. Inilah balasan atas sikap ingkarnya terhadap akhirat. Wallahu A’lam.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar