oleh

Umat Muslim, 5 Amalan Ini Dapat Menolong Orang yang Telah Meninggal

PortalMadura.Com – Selama kita masih hidup, ada baiknya kita tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk melakukan perbuatan baik dan amal saleh. Sebab, hal tersebutlah yang akan dibawa ke alam kubur pada saat kita meninggal nanti. Namun tak dapat dipungkiri setan berada dimana-mana dan selalu berusaha untuk membujuk manusia pada hal yang sesat. Dan bagi mereka yang tidak kuat iman, maka pasti akan mudah terbujuk dengan rayuan setan yang terkutuk. Sehingga setelah ia meninggal ia masuk ke dalam neraka Jahannam menemani setan di sana.

Oleh karena itu, agar meringankan siksaan si mayit, sebagai yang masih hidup, kita bisa membantunya dengan melakukan amalan-amalan saleh. Berikut akan dipaparkan penjelasannya menurut Ibnu Taimiyah, yaitu:

Doa
Hal ini berdasarkan QS. Al-Hasyr: 10, “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang’.”

Melakukan Tilawah Alquran
Aisyah RA meriwayatkan, sesungguhnya laki-laki datang kepada Nabi SAW, kemudian ia berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku meninggal secara tiba-tiba, dan dia tidak berwasiat apapun, dan aku berprasangka kalau dia berwasiat maka dia akan bershodaqah. Apakah bagi ibuku mendapatkan pahala apabila aku bershodaqoh untuknya?” Nabi menjawab, ”Ya,” (HR. Muslim).

Haji
Abi Rozin al-‘Uqail RA meriwayatkan, bahwa beliau mendatangi Nabi SAW, kemudian bertanya, “Ya Rasullah sesungguhnya bapakku tua renta tidak mampu melakukan haji dan umrah serta tidak mampu bepergian,” Nabi bersabda, “Berhajilah untuk bapakmu dan umrahlah,” (HR. Turmudzi).

Puasa
Dari Ibnu Abbas RA berkata, datang seorang laki-laki kepada Nabi SAW kemudian berkata, “Wahai Rasulullah sesungguhnya ibuku telah meninggal dan ia masih menyisakan puasa ramadhan, apakah aku meng-qadhai untuknya?” Nabi SAW berkata, “Ya” kemudian beliau bersabda “Sesungguhnya hutang kepada Allah itu lebih berhak untuk ditunaikan.”

Dengan mengetahui amalan yang dapat kita lakukan untuk menolong mayit, setidaknya kita telah meringankan sedikitnya siksa yang akan mereka terima. Apa salahnya kita sesama muslim saling membantu satu sama lain dalam keadaan susah. Bagaimana pun juga mereka tetap saudara kita, karena kita semua satu keturunan yakni dari Nabi Adam dan Hawa. Semoga Bermanfaat. (islampos.com/Nanik)

Komentar