oleh

Umat Muslim, Beginilah Seharusnya Kondisi Hatimu Saat akan Berdoa

PortalMadura.Com – Doa ibarat senjata para umat muslim. Karena doa lah kita bisa lebih dekat dengan Allah SWT Serta Rasulullah SAW. Karena doa juga apa yang kita harapkan Allah kabulkan. Namun kerap kali manusia mengeluh karena doa yang ia sampaikan tak kunjung dikabulkan.

Ada beberapa hal yang harusnya kita lakukan sebelum berdoa. Seperti halnya, mengkondisikan hati, tidak terburu-buru, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah bagaimana seharusnya kondisi hati kita saat hendak berdoa kepada Allah SWT. Mari kita bahas.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Allah berfirman

“Siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).(QS. al-Naml: 62)

Doa yang diuraikan dalam ayat di atas, tidak hanya berkenaan dengan perkara duniawi tapi juga perkara akhirat. Melalui keadaan menderita, merasa butuh, rendah hati dan berharap yang dirasakan dalam hati lah pertolongan dan rahmat Allah Swt akan datang.

Mengenai bagaimana seharusnya kondisi hati saat memohon dan berdoa kepada Allah, Ibnu Athaillah dalam al-Hikam berkata :

“Cara terbaik untuk meminta kepada Allah adalah melalui eskpresi penderitaanmu.”

“dan cara paling cepat untuk mendapatkan anugerah-anugerah Ketuhanan adalah melalui ekspresi rendah diri dan rasa butuh kepada-Nya.”

Apa yang dibahas oleh Ibnu Athaillah bukanlah mengenai tata cara berdoa agar Allah mengabulkan permintaan kita, akan tetapi bagaimana kondisi hati kita ketika sedang berdoa, hal ini yang sangat sering kita abaikan.Yaitu merasa menderita hingga kita meminta kepada-Nya dengan segala rasa rendah diri dan rasa butuh yang kita rasakan dalam hati kita.

Bahkan ketika kita mengakui telah mengikuti tata cara berdoa dengan melantunkan doa-doa yang pernah Rasul panjatkan, maka sepatutnya kita sadari apa spirit dalam doa tersebut dan bagaimana keadaan hati Rasulullah ketika memanjatkan permohonan tersebut.

Nah, intinya adalah saat kita hendak berdoa kepada Allah SWT, entah mau menggunakan doa yang bermodel apapun, baik bahasa arab ataupun bahasa manusia, merendahlah kepada-Nya. Kita tahu bahwa Allah SWT Maha segalanya. Ia Maha pemberi juga akan menolong setiap hamba yang susah. Maka dengan mengingat-Nya serta berdoa, memohon dengan bersungguh-sungguh kepada-Nya, Insya Allah Allah akan menolong kita. Allah SWT Maha mendengar, jangan khawatir tidak dikabulkan, berdoalah terus, merendahlah pada-Nya, Niscaya jika Allah berkehendak maka, Kun Fayakun. Semoga bermanfaat, Wallahu a’lam.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar