Umat Muslim, Ini 4 Keistimewaan Hajar Aswad

Editor: Desy Wulandari
Umat Muslim, Ini 4 Keistimewaan Hajar Aswad
Ilustrasi (Grid.ID)
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Hajar Aswad merupakan sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga, dan yang pertama kali menemukannya adalah Nabi Ismail dan yang meletakkannya adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh Jazirah Arab.

Ada beberapa keistimewaan dari hajar aswad yang perlu umat muslim ketahui. Apa saja? Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman dalamislam.com, berikut ini penjelasannya:

Merupakan Batu Berasal dari Surga

Hajar Aswad merupakan sebuah batu berasal dari surga seperti yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hajar Aswad memiliki arti “hajar” yang berarti batu,, dan “Aswad” berarti hitam.

Diketahui bahwa batu Hajar Aswad pada awalnya berwarna seputih susu, namun doa umat manusia yang membuat batu tersebut menjadi hitam. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Batu hitam turun dari surga dan itu lebih putih dari susu, tetapi dosa anak-anak Adam mengubahnya menjadi hitam.” (HR Tirmidzi).

Merupakan Pondasi Kakbah

Pada zaman Nabi Ibrahim AS, ia diutus oleh Allah SWT untuk membangun Kakbah. Untuk membuat Ka’bah diperlukannya batu untuk menutupi ruangan Ka’bah. Kemudian Malaikat Jibril memberikan batu tersebut kepada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Mencium Hajar Aswad

Nabi Muhammad SAW selalu mencium Hajar Aswad ketika sedang melakukan ibadah tawaf mengelilingi Ka’bah. Diketahui bahwa Hajar Aswad memiliki aroma yang wangi secara alami. Mencium dan mengusap Hajar Aswad hukumnya adalah sunah seperti yang diriwayatkan oleh hadis.

“Sungguh, aku tahu, kamu hanya batu. Tidak bisa memberi manfaat atau bahaya apa pun. Andai saja aku ini tak pernah sekalipun melihat Rasulullah shallahu alaihi wa sallam menciummu, aku pun enggan menciummu.” (HR Bukhari).

Batu yang Menjadi Saksi Hari Kiamat

Batu Hajar Aswad merupakan batu yang akan menjadi saksi pada hari Kiamat yang akan datang seperti keterangan Ibnu Abbas dalam sabda Nabi Muhammmad SAW mengenai Hajar Aswad. Keadaan batu mulia ini di hari kiamat sebagaimana dikisahkan dalam hadits:

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda mengenai hajar Aswad, “Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya” (HR. Tirmidzi no. 961, Ibnu Majah no. 2944 dan Ahmad 1: 247. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan dan Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.