oleh

Umat Muslim, Ini Beda Mukjizat dengan Sihir

PortalMadura.Com – Mukjizat, atau lebih tepatnya keajaiban yang datang dan diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya. Allah tidak pernah memilah milih atau membeda-bedakan setiap hambanya, Jika Allah berkehendak pasti siapapun ia akan Allah berikan mukjizat atau perubahan atau juga keajaiban dalam hidupnya. Tentunya hal tersebut harus ada usaha dan doa yang dipanjatkan dulu dari kita seorang hambanya.

Mukjizat itu takhanya berupa rizki atau materi, Allah juga bisa memberikan kesehatan atau kesembuhan bagi mereka yang terkapar sakit, atau hijrahnya seseorang, hal tersebut juga masuk kedalam mukjizat atau hidayah dari Allah.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Para Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah SWT juga tidak diutus kepada manusia dengan tangan kosong. Selain dibekali wahyu untuk memberi petunjuk kebenaran kepada manusia, mereka juga dibekali mukjizat-mukjizat. Mari kembali ke topik. Lalu apa itu mukjizat dalam Islam, dan apa bedanya dengan sihir?

Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Al-Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil ‘Aqidah Al-Islamiyyahmenjelaskan sebagai berikut.

Sihir adalah perkara/hal yang diluar kebiasaan dalam pikiran yang mungkin untuk dilawan karena hal itu didasari atas sebab-sebab. Siapa yang mengetahuinya lalu mempraktikkannya (menirunya) maka ia (pasti) dapat melakukan hal itu. Karena hal itu pada hakikatnya bukanlah diluar kebiasaan, sedangkan keanehannya itu hanya dilihat bagi orang yang tidak tahu sebabnya (caranya).

Adapun mukjizat adalah sesuatu diluar kebiasaan yang tidak mungkin ditentang. Oleh karena itu, penyihir tidak akan mungkin mampu melakukan seperti apa yang dilakukan oleh para nabi seperti menghidupkan orang mati dan merubah tongkat menjadi ular sungguhan. Maka, para penyihirnya Fir’aun pun beriman kepada Nabi Musa ketika tongkatnya mampu berubah menjadi ular sungguhan dan menelan tongkat-tongkat serta tali-tali milik mereka untuk memberi tahu mereka bahwa hal ini bukanlah sihir.

Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara mukjizat dan sihir adalah jika sihir itu bisa dipelajari terlebih dahulu sehingga mampu ditandingi dan disaingi, sedangkan mukjizat tidak dapat dipelajari karena datangnya murni dari Allah SWT. sehingga tidak ada yang mampu menandinginya.

Selain itu, di dalam penjelasan terakhir, Syekh Thahir juga menjelaskan perbedaan keduanya bahwa jika sihir itu sumbernya dari nafsu amarah yang penuh dengan kejelekan dan menghasilkan kerusakan, sedangkan mukjizat itu bersumber dari nafsu/jiwa yang bersih yang menghasilkan perbaikan dan petunjuk.

Demikianlah penjelasan perbedaan antara mukjizat dan sihir. Semoga bermanfaat, Wallahu a’lam.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar