Umat Muslim, Ketahuilah Amalan yang Bisa Menerangi Gelapnya Kubur

Kuburan
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Tempat singgah pertama setelah kematian terjadi adalah kuburan. Bagi manusia yang dalam hidupnya sering beramal baik maka perjalanannya menuju akhirat akan lebih mudah dan jika sebaliknya, maka akan lebih sulit.

Kebaikan atau amal saleh yang dikerjakan selama di dunia menjadi penyebab terangnya alam kubur. Namun, ada kalanya kuburan seseorang terasa gelap karena kurangnya amal-amal baiknya.

Sebagaimana Rasulullah bersabda tentang kubur seorang wanita berkulit hitam yang bertugas membersihkan masjid, wanita itu meninggal, kemudian beliau menyalatkan wanita itu di atas kuburnya.

Sungguh kuburan-kuburan ini penuh dengan kegelapan atas penghuninya dan sungguh Allah‘Azza wa Jalla akan meneranginya untuk mereka dengan salatku atas mereka” (HR. Muslim).

Ibnu ‘Alan di Syarh Riyadhus Shalihin menerangkan maknanya, “Sesungguhnya kubur penuh kegelapan karena tidak ada jendela yang bisa dimasuki cahaya. Tidak bisa menyinari (menerangi)-nya kecuali amal-amal salih dan syafa’at yang diterima oleh Allah Ta’ala”.

Kewajiban Anda adalah mengusahakan amal-amal saleh yang bisa menghantarkan kepada kebahagiaan di kehidupan dunia, alam barzakh, dan akhirat. Di antaranya, amal-amal yang bisa menjadi sebab diteranginya kubur. Bersamaan dengan itu kita jauhi segala maksiat yang menyebabkan gelapnya kubur.

Semua amal saleh secara umum menjadi sebab terangnya kubur. Di antara amal utamanya adalah sabar dan salat. Ini masuk dalam keumuman makna firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 153).

Disebutkan dalam hadis sahih, “Salat adalah cahaya, sedekah merupakan bukti nyata, sabar itu sinar, dan Alquran adalah pembelamu atau penuntutmu” (HR. Muslim).

Sebagian ulama seperti Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa haji dan umrah bisa menjadi sebab terangnya alam kubur seseorang. Ini seperti disebutkan hadis yang disebutkan Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, dan dikomentari Ibnu Taimiyah, “Memiliki beberapa dalil-dalil yang menguatkan keshahihannya”.

Ikut serta dalam mengaji Alquran dan belajar ilmu syar’i bisa dijadikan sarana untuk terangnya kubur. Ini tidak lepas dari sifat Alquran sebagai cahaya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Alquran)” (QS. Al-Nisa’: 174).

Doa salat jenazah atas mayit juga bisa menjadi sebab diteranginya cahaya kubur seorang muslim. Ini seperti hadis riwayat Muslim, Rasulullah pernah mendoakan Abu Salamah saat wafat,

“Ya Allah, ampunilah Abu Salamah, angkatlah derajatnya bersama orang-orang yang mendapat petunjuk, berilah penggantinya bagi orang-orang yang ditinggalkan, ampunilah kami dan dia, wahai Rabb seluruh alam. Lapangkanlah kuburannya dan berilah cahaya di dalamnya”.

Terangnya kubur menjadi harapa setiap manusia, hendaknya umat muslim berdoa kepada Allah meminta kebaikan ini. Dan juga mendoakan saudara muslim sesama agar mendapat cahaya dikuburnya. Wallahu A’lam. (islamidia.com/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.