oleh

Virus Corona Mewabah di China, Mahasiswi S2 asal Sampang Pulang Kampung

PortalMadura.Com, Sampang – Laili Nadhiftul Fikriya (25), mahasiswa S2 di China asal Dusun Pesanggrahan, Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, akhirnya pulang kampung dengan kondisi sehat.

Ia aktif sebagai mahasiswi S2 jurusan International Relations, Shandong University dan tinggal di asrama Kota Qingdao Provinsi Shandong China. Ia meninggalkan wilayah China seiring dengan mewabahnya virus corona Wuhan.

Jumlah total kematian akibat wabah virus corona di China tercatat mencapai 259 orang hingga Jumat (31/1/2020) waktu setempat. Jumlah tersebut bertambah 46 dari jumlah sebelumnya. Laporan Reuters yang mengutip pemberitaan televisi CCTV yang menyampaikan rilis Komisi Kesehatan Nasional negara itu.

“Anak saya pulang dalam keadaan sehat dan sudah diperiksa semua di bandara,” kata ibu kandungnya, Sri Astutik, Sabtu (1/2/2020).

Pihak orang tuanya didampingi pemerintah daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sampang menjemput Laili Nadhiftul Fikriya ke bandara juanda Surabaya. Ia sampai di rumah sekitar pukul 13:00 WIB.

Laili mengaku lega dan senang karena kesehatannya normal. “Alhamdulillah sehat, dan suhu tubuh normal Mas. Saya disarankan enam sampai 14 hari ke depan untuk tidak keluar rumah dulu,” ungkapnya pada PortalMadura.Com.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Dinsos Sampang, Zainal Fattah menyampaikan, Laili dapat pulang ke rumah setelah hasil pemeriksaan dari semua bandara menyatakan sehat atau negatif virus corona yang mewabah di berbagai kota di China.

“Setelah melalui pemeriksaan di setiap bandara, kesehatan Laili normal atau negatif virus corona,” katanya.

Satu sampai dua pekan ini, pihaknya menyarankan kepada Laili supaya istirahat di rumah.

Selain Laili, Fattah menyebutkan ada dua mahasiswa asal Sampang yang dekat dengan pusat kejadian virus corona Kota Wuhan China. Yakni Facrus Rozi, warga Dusun Duko, Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan dan Cakrawala Ramadhana Pratama Putra, warga Jalan Pahlawan, Kecamatan Kota Sampang.

Keduanya mahasiswa Hubei University Of Science and Technology. Mereka masih terisolasi di asrama kampus Kota Xianning Negara China. Namun, sudah ada bantuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

“Insya Allah, kedua mahasiswa yang masih terisolasi di asramanya supaya tidak mengedap virus corona akan segera dipulangkan (besok) ke Indonesia,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :

Penulis : Rafi
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar