oleh

Wajib Dibaca, Ciri Wanita Yang Salatnya Tidak Diterima Allah SWT

PortalMadura.Com – Salah satu keistimewaan untuk wanita dari Allah SWT adalah diperbolehkannya mereka untuk meninggalkan salat. Namun tentu saja hal ini hanya bisa dilakukan pada saat menstruasi saja, selebihnya salat adalah ibadah wajib yang harus dijalankan dan berdosa jika ditinggalkan.

Ada beberapa diantara wanita yang tetap khusyuk salat karena merasa telah menjalankan kewajibannya kepada Allah. Padahal, salatnya mereka ada yang tidak diterima oleh Allah SWT. Hal ini berlaku bagi wanita yang sudah menikah.

Anda pasti tahu apa penyebab marah dan murkanya Allah kepada wanita sehingga menolak salat mereka, yaitu bagi wanita yang suaminya sedang marah kepadanya. Salatnya istri, ketika suami sedang marah kepadanya akan membuat Allah murka dan salat itupun tertolak.

Diriwayatkan, dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah Saw. bersabda, “Ada tiga manusia yang salat mereka tidaklah naik melebihi kepala mereka walau sejengkal, yakni seorang yang mengimami sebuah kaum, tetapi kaum itu membencinya, seorang istri yang sementara suaminya sedang marah kepadanya, dan dua orang bersaudara yang saling memutuskan silaturahim,” (HR Ibnu Majah).

iklan hari santri

Sebagai seorang istri wanita harus patuh pada suaminya dalam segala hal kebaikan. Bahkan Allah SWT sendiri menyuruh seorang istri bersujud kepada suaminya.

Seperti sabda Rasulullah SAW, “Tidaklah pantas bagi seorang manusia untuk sujud kepada manusia yang lain. Seandainya pantas (boleh) bagi seseorang untuk sujud kepada seorang yang lain niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya karena besarnya hak suami terhadapnya,” (HR Ahmad).

Oleh karena itu, sebagai seorang istri haruslah pandai menjaga perasaan suami. Jangan sampai suami bersedih bahkan marah terhadapnya. Jika hal ini terjadi, maka ia harus segera minta maaf kepada suaminya agar kemarahan tersebut tidak berubah menjadi murkanya Allah SWT.

Ketika hubungan suami istri sedang dilanda permasalahan, keduanya harus segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan bijaksana.

Jangan pernah membiarkan permasalahan tersebut berlarut-larut. Ingatlah akan kewajiban satu sama lain dan jangan sungkan meminta maaf satu sama lain apabila berbuat sebuah kesalahan. (cukuptau.com/ salimah)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.