Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal: Tanda tangan saya di scan

Penulis: HartonoEditor: Desy Wulandari
Wakil Ketua DPRD Sumenep Faisal Tanda tangan saya di scan
Faisal Muhlis dan surat yang diakui tanda tangannya hasil scanner (Ist)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Wakil Ketua DPRD Sumenep, Jawa Timur, Faisal Muhlis mengaku tidak pernah menandatangani surat permohonan fasilitas serta akomodasi yang ditujukan pada perusahaan migas di Surabaya.

“Tanda tangan saya di scan, pak,” kata Faisal Muhlis dihubungi PortalMadura.Com, Senin (14/2/2022).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini memastikan bahwa tanda tangan dalam surat yang ditujukan kepada SKK Migas Perwakilan Jabanusa atas nama Komisi II bukan tanda tangan basah dirinya, melainkan hasil scanner.

“Ke saya juga tidak ada koordinasi atau memberi tahu soal itu,” ujarnya.

Surat tersebut tertanggal 13 Januari 2022 dengan nomor: 2/Komisi II/I/2022, perihal koordinasi lanjutan. Pada poin lain-lain ditulis : “Agar dapat difasilitasi tempat acara serta akomodasi peserta”.

Baca Juga:  Madura Produktif Tanpa Narkoba, Deklarasi di 'Islamic Centre' Sumenep dan Pondok Pesantren

Disebutkan pada keterangan surat tersebut, “Pimpinan & Anggota Komisi II berjumlah 12 (dua belas) orang, staf pendamping komisi 2 (dua) orang”.

“Itu bukan tandatangan basah saya. Itu bukan, itu bukan, pak,” tandas Faisal.

Sebelumnya, aktivis GMNI Sumenep melaporkan dugaan permohonan akomodasi oleh sejumlah anggota dewan Sumenep ke Badan Kehormatan (BK) dan disusul dengan menggelar aksi di depan kantor DPRD Sumenep, Jumat (11/2/2022).

Mereka menuntut persoalan dugaan permintaan akomodasi dan fasilitas oleh oknum anggota Komisi II DPRD Sumenep kepada perusahaan migas diusut tuntas.

Menurut mereka, oknum anggota Komisi II DPRD Sumenep dinilai telah melanggar UU No. 17 tahun 2014 pasal 373 tentang MPR, DPR, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/kota pada kewajiban anggota dalam huruf C.

Baca Juga:  Gambar Profil WhatsApp Bupati Fauzi, Mengingatkan pada Sosok Pemimpin Zuhud dan Cerdas

Laporan tersebut mendapat respon dari Ketua BK DPRD Sumenep Samieoddin. Atas nama BK, pihaknya akan memanggil Faisal Muhlis untuk dimintai klarifikasi yang dijadwalkan Rabu (16/2/2022).

Baca Juga : Tancap Gas, BK Akan Panggil Wakil Ketua DPRD Sumenep

Baca Juga : Demo BK, GMNI Sumenep Desak Oknum Dewan Minta Fasilitas ke Perusahaan Migas Diusut

(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.