oleh

Warga Jalan Pajudan Blokir Jalan Poros Desa

SAMPANG (PortalMadura) – Tumpukan batang pohon, berbagai jenis kayu, palang bambu, pot bunga, sebuah tangga dan batu gunung terlihat di Jalan Pajudan, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur. Warga setempat sengaja memblokir jalan masuk karena banyak truk yang masuk dan tidak mentaati peraturan.

“Jalan disini rusak gara-gara truk pengangkut batu dari Desa Gunung Maddeh yang keluar masuk dan tidak taat aturan. Seharusnya, jalan ini hanya akses jalan keluar. Bukan untuk masuk ke lokasi penggalian batu. Tetapi, selama ini truk tidak mengindahkan aturan itu,” kata Junaidi, warga setempat, Minggu (1/12/2013).

Aksi jalan blokir jalan yang dilakukan warga tersebut merupakan pelampiasan setelah kondisi jalan semakin rusak. Genangan air bah saat hujan yang bercampur dengan lumpur membuat warga kesulitan melalui akses jalan tersebut. “Pemblokiran jalan ini akan terus dilakukan. Baru akan dibuka jika para sopir truk itu mematuhi aturan warga disini,” tegasnya.

Iskandar, salah seorang pengemudi truk berjanji akan mengikuti keinginan semua warga setempat. “Kalau warga maunya satu arah, kita akan ikuti, yang penting keluarnya lewat sini (Jalan Pajudan, Red),” ucap Iskandar.

Sampai berita ini ditulis puluhan warga Jalan Pajudan tetap berjaga di jalan poros desa tersebut, dan hanya memperbolehkan truk lewat arah keluar. Sementara yang hendak masuk diusir paksa untuk memalui jalur lain. (lora/htn).


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE